oleh

Kasihan, Manula di Tegal Makan Jika Ada Tetangganya yang Ngasih

DUKUHTURI – Takwadi (70), lansia, warga Desa Dukuhturi Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal hidup dalam kemiskinan. Untuk makan setiap harinya, dia pun hanya mengandalkan belas kasihan tetangga sekitarnya.

Ditemui di rumahnya, Takwadi menceritakan, dulu sebelum tahun 1983, dia bekerja menjadi tukang becak di Jakarta. Namun, setelah penglihatannya tertanggu, dia kembali ke kampung dan menjalani hidup ala kadarnya.

“Dulu saya bisa melihat sebelum 1983. Mata saya jadi tidak melihat karena dulu sakit namun tidak diperiksakan,” katanya.

Kini, kata Takwadi, dia hidup bersama keponakannya di sebuah rumah warisan orang tuanya. Istri dan anaknya sudah meninggal lebih dulu beberapa tahun lalu.

Ironisnya, Talan (35), keponakannya, bernasib tak jauh berbeda dengannya. Sehingga untuk makan, keduanya pun hanya mengandalkan belas kasihan tetangganya.

“Kalau mau makan menunggu tetangga ngasih,” jelasnya.

Terkait bantuan, kata Takwadi, hingga saat ini dirinya belum menerima bantuan dari Pemerintah. Baik itu bantuan langsung tunai (BLT) maupun bantuan lainnya.

Mendapati itu, Komandan Kodim 0712/Tegal tergerak memberikan bantuan kepada Takwadi di tengah masa pandemi corona. Menurut Komandan Unit Intel Letda Ali Mahsud mengatakan dia memang diperintahkan untuk mencari warga yang belum mendapatkan bantuan dari manapun.

“Dan hari ini kita berikan bantuan berupa beras 25 kg, mie instan dan uang tunai,” katanya.

Ali Mashudi berharap agar bantuan itu bisa meringankan beban Takwadi. Utamanya di tengah pandemi corona. (muj/zul)

Komentar

Berita Terbaru