oleh

Komplotan Maling Ini Selalu Buang Air Besar di Rumah Korbannya Tanpa Disiram

LUBUKLINGGAU – Gila, ternyata Gunawan (34), Kusuma (32), dan Dika (28), komplotan tersangka spesialis curas dan curat, terlibat lebih dari 40 kasus serupa di sebagian wilayah Polres Lubuklinggau.

Itu terungkap setelah dilakukan pengembangan kasusnya di sejumlah Polsek dalam wilayah Polres Lubuklinggau.

“Mereka terlibat 40 kasus curas dan curat, di Polsek Utara, Polsek Barat dan Polsek Selatan, itu belum termasuk yang di Polsek Timur,” tegas Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono, Jumat (17/1) kemarin.

Dipaparkan Kapolres, tujuh LP di antaranya di Polres Lubuklinggau, 8 di Polsek Utara, 13 di Polsek Barat, sisanya 12 LP di Polsek Selatan. “Sedangkan untuk di Polsek Timur baru akan diteliti hari ini, dan total LP bisa berkembang lebih dari 40 kasus.”

Uniknya dalam aksi curas dan curatnya, komplotan tersangka yang menggunakan banyak jimat dan rajah ini, selalu meninggalkan jejak. Mereka selalu membuang air besar di kediaman korbannya, tanpa disiram.

“Semua itu diduga berkaitan dengan ritual sirep dan jimat yang mereka gunakan,” jelas Dwi.

Sebelumnya ketiganya diringkus polisi di Jalan Wirakarya Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Minggu (12/1), sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka terpaksa dilumpuhkan, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Dari ketiga tersangka polisi juga berhasil mengamankan, kotal handpone vivo Y95, tiga unit sepeda motor. Masing-masing, motor Honda Beat warna biru putih, otor Yamaha Mio warna Silver, dan Suzuki Satria, serta Mobil Cary warna hitam.

Selain itu, polisi juga mengamankan belasan Handpone beragam merk, kartu unit Kartu Ajungan Tunai Mandiri (ATM) dan sejumlah dompet serta dua selongsong peluru.

Di antara BB tersebut ada juga sejumlah jimat berupa raja, jimat kebal dan lainnya. (yat/zul/fin)

Komentar

Berita Terbaru