by

KPK Gandeng Interpol untuk Pulangkan Harun Masiku

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menggandeng National Centre Bureau (NCB)-Interpol Indonesia guna menyeret bekas caleg PDIP Harun Masiku kembali ke Tanah Air. Harun dikabarkan tengah berada di Singapura.

Padahal, dirinya merupakan tersangka kasus dugaan suap Pergantian Antar-Waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, koordinasi juga dilakukan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terkait keberadaan Harun di luar negeri.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan NCB-Interpol. Saya kira untuk penjahat koruptor tidak akan sulit ditemukan,” ujar Ghufron kepada wartawan, Senin (13/1) kemarin.

Ghufron menyatakan, KPK sebelumnya telah mengimbau Harun untuk segera menyerahkan diri kepada lembaga antirasuah. Jika tidak kunjung mengindahkan imbauan KPK, maka tak menutup kemungkinan pihaknya memasukkan Harun ke Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kami telah mengimbau kepada yang bersangkutan untuk segera menghadap ke KPK. Kalaupun tidak nanti kita akan tetap cari dan kita masukkan dalam DPO,” ucapnya.

Harun Masiku menjadi satu dari empat tersangka dalam perkara ini. Ia diduga menyuap Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, yang juga telah ditetapkan tersangka dalam perkara ini, senilai total Rp900 juta.

Praktik suap diduga dilakukan agar dirinya dapat mengisi kekosongan satu kursi di DPR sepeninggalan caleg PDIP terpilih, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia pada Maret 2019. Padahal, KPU telah menetapkan Riezky Aprilia, sebagai PAW Nazarudin.

Terkait hal ini, Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap Harun Masiku. Ia pun memastikan tim penyidik KPK terus berupaya secara maksimal untuk menangkap Harun.

Firli menambahkan, koordinasi terkait ini tak hanya dilakukan oleh KPK dengan Ditjen Imigrasi Kememkumham. Namun, juga dengan aparat penegak hukum lainnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham Arvin Gumilang membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan, Harun Masiku tercatat bepergian ke Singapura pada 6 Januari 2020 lalu melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta.

“Tercatat tanggal 6 Januari keluar Indonesia menuju Singapura,” ungkap Arvin. (riz/gw/zul/fin)

Comment

Berita Terbaru