by

Lini Belakang Chelsea Belum Stabil

LONDON – Lini belakang dan depan Chelsea menjadi perhatian Frank Lampard dalam transfer belanja, Januari depan. Barisan tombak terlihat melempem saat berlaga di Stamford Bridge, Sabtu (14/12) lalu.

The Blues dipermalukan tim peringkat 15, Bournemouth 0-1 di depan pendukungnya sendiri. Gol kemenangan The Charries-sebutan Bournemouth, diciptakan Dan Gosling di menit 84.

Jorginho dan kolega sebenarnya tampil lebih dominan. Mereka mencatatkan 65 persen penguasaan bola, sayangnya lini depan terlihat kaku saat membawa bola. Umpan dan passing cantik The Blues kerap dimentahkan anak asuh Eddie Howe.

Banyak peluang yang didapat pasukan Frank Lampard sejak menit pertama. Chelsea melepaskan enam tendangan di babak pertama, sayangnya, belum ada yang menjadi gol.

Di babak kedua, barisan belakang Chelsea yang diperkuat Antonio Rudiger dan Kurt Zouma harus kecolongan oleh aksi Dan Gosling. Alhasil, Bournemouth mengakhiri catatan buruknya yang selalu kalah dalam lima laga beruntun.

Pasar transfer bulan depan menjadi momen yang tepat bagi Super Frenkie-sebutan Lampard menambal lini belakang. Hingga kini, Chelsea hanya memiliki Fikayo Tomori, Kurt Zouma, dan Antonio Rudiger. Baik di Liga Premier dan Liga Champions, ketiganya berganti-gantian diandalkan sebagai bek tengah.

Di sisi lain, badai cedera menjadi pekerjaan rumah lainnya untuk Lampard. Fikayo Tomori masih belum pulih pasca dibekap cedera pinggul. Kemudian, Zouma dan Rudiger belum menemukan konsisten. Urusannya tentu jadwal liga yang padat dan kebugaran.

Catatan lainnya yang harus jadi perhatian Lampard adalah konsistensi Marcos Alonso. Ya, bek kiri jebolan Real Madrid kini tak seproduktif musim lalu. Di sisi lain, Inter Milan bergerak cepat mengamankan bek kiri Chelsea, Marcos Alonso. Nerazzurri ajukan pinjaman berbayar dengan opsi pembelian permanen.

Alonso tidak sendiri, pelatih Inter Antonio Conte juga akan memboyong Olivier Giroud ke Giuseppe Meazza, Januari nanti.

Untuk menambalnya, Chelsea mulai tertarik memboyong bek kiri Leicester City Ben Chilwell. Pilihan yang masuk akal bagi Lampard untuk meng-upgarde skuat belakangnya menjadi lebih muda dan tentunya strong.

“Kami hanya ingin membeli pemain terbaik untuk berlaga di Liga Champions. Saya senang dengan pemain yang ada saat ini, tapi kami harus meningkatkan kualitas kami jika kami bisa,” kata Lampard seperti dilansir dari Football London, beberapa waktu lalu.

Kendati mendapt kewenangan lebih, Lampard memahami posisinya. Sebelum memulai pembelian, ia harus berdiskusi dahulu dengan manajemen klub. Menurutnya, aktivitas transfer klub bukan hanya tanggung jawab pelatih.

“Saya hanya memberikan rekomendasi, tapi saya tidak sendiri di klub, saya butuh pandangan pelatih dan staff untuk memikirkan ini,” tandasnya. (fin/zul/tgr)

Comment

Berita Terbaru