oleh

MU Kalah Lagi, Solksjaer Didesak Mundur

MANCHESTER – ”Masukkan Pochettino,” begitu yang dituliskan fans Manchester United di laman komentar media London.Football, kemarin (23/1). Ini merupakan akumulasi kemarahan supoter Setan Merah atas kekalahan memalukan Man United 0-2 melawan tim papan tengah Burnley.

Sudah sejak lama para fans meminta Mauricio Pochettino menjadi pelatih Man United usai kepergian Jose Mourinho akhir Desember 2018. Namun kubu tim Setan Merah justru menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih interim yang statusnya menjadi definitif pada Maret 2019 lalu.

Kendati tampil impresif di awal 2019, The Red Devlis justru tidak mampu tampil maksimal pada musim 2019-2020. Dua gol dari Chris Wood dan Jay Rodriguez membuat Burnley mencatat kemenangan pertama di Old Trafford dalam 58 tahun terakhir dan membuat harapan MU masuk empat besar semakin sulit.

Akibat kekalahan itu, dua hashtag yang didengungkan fans Man United langsung trending di Twitter, yakni #OleOut (Ole Gunnar Solskjaer keluar) dan #SackWoodward (pecat Woodward).

Bukan hanya fans, Mantan bek United Rio Ferdinand juga ikut kesal dengan bekas klubnya itu. Pria yang kini berprofesi sebagai pandit sepakbola BT Sport itu menyebut dirinya malu melihat timnya kemarin. ”Anda lihat sendiri para fans meninggalkan stadion di menit ke 84, itu memalukan,” ujarnya dilansir dari laman The Mirror.

Jelas bagi klub sebesar Man United, kalah dari Burnley tidak bisa ditolerir. Ia menilai, merosotnya performa Man United karena ketidakbecusan manajemen mengelola para pemain terbaik yang dibeli 600 juta dalam skuat tersebut.

“Sudah sekitar 600 juta pound dibelanjakan untuk skuat ini, dan untuk apa? Saya tak melihatnya di sana. Saya tak melihat bahwa uang, rekrutmen, apa yang sudah dibawa.”

Man United hanya memenangkan sembilan dari 24 pertandingan. Hingga pekan 24 Liga Inggris 2019-2020, Man United tertahan di posisi lima dengan 34 angka, terpaut 30 poin dari Liverpool di puncak klasemen. Kekalahan oleh Burnley membuat posisi Man United terancam terdepak dari zona Liga Europe. Setan Merah memiliki poin yang sama dengan Tottenham Hotspur, namun MU menang atas selisih gol.

Kendati mendapat tekanan, Wakil CEO Manchester United Ed Woodward memutuskan untuk tidak memecat Solskjaer. Menurutnya, pelatih berpaspor Norwegia itu masih memiliki kontrak dan rencana jangka panjang klub.

Dilansir dari the Express, Woodward dan manajemen MU sepenuhnya mendukung pelatih berusia 46 tahun itu kendati performa klub tidak maksimal musim ini. United sendiri tampaknya masih senang dengan rencana mantan pelatih Molde dan Cardiff tersebut.

“Ia (Solskjaer) membangun timnya sendiri dan harus diberi waktu serta ruang untuk melakukannya,” ujar salah satu sumber MU. “Ia tidak diragukan lagi mendapatkan dukungan,” tambahnya.

Kesan like and dislike terlihat dalam posisi ini. Jauh sebelumnya, United pernah memecat pelatih mereka ketika gagal finis posisi empat besar Liga Premier Inggris. David Moyes dipecat pada 2014 setelah membuat United, yang musim sebelumnya juara liga Inggris menjadi tim finis diurutan ketujuh. Hal yang berbeda dengan apa yang diberikan kepada Solskjaer. (fin/zul/tgr)

Komentar

Berita Terbaru