by

Pansus Dalami Pencabutan Konsideran Tiga Perda

TEGAL – Pansus III DPRD Kota Tegal membahas raperda yang menyangkut pencabutan tiga perda, Selasa (14/1) kemarin. Dalam pembahasan, pansus berupaya mendalami konsideran raperda.

Pansus ingin memastikan pencabutan perda tidak menimbulkan dampak negatif bagi penyelenggaraan pemerintahan yang baik. “Karena itu, kami terus mendalami konsideran masing-masing raperda,” kata Anggota Pansus III Rachmat Rahardjo.

Pansus III yang diketuai Enny Yuningsih dan wakil Sisdiono Ahmad beranggotakan antara lain Rachmat Rahardjo, Rosalina, Sutari, Sodik Gagang, Yusuf Al Baihaqi, Bayu Ari Sasongko, dan Tengku Rizki Aljupri.

Ketiga Raperda yang sedang dibahas Pansus III yakni Raperda tentang Pencabutan Perda Kota Tegal Nomor 7 Tahun 2001 tentang Sumbangan Pihak Ketiga Kepada Daerah, Perda Kota Tegal Nomor 4 Tahun 2010 tentang Penataan Lembaga Kemasyarakatan, dan Perda Kota Tegal Nomor 12 Tahun 2016 tentang Penyelenggaran Izin Gangguan.

Rachmat mengatakan, Pansus III ingin memastikan substansi raperda yang dicabut sudah ada peraturan penggantinya. Contohnya pencabutan Perda Sumbangan Pihak Ketiga, apabila dicabut tanpa ada regulasi sejenis, dapat mengalami masalah saat ada pihak ketiga yang memberikan hibah barang inventaris.

Misalnya, melalui corporate social responsibility (CSR) perusahaan atau sumbangan wali murid kepada sekolah. Menurut Rachmat, proses pencatatan aset sumbangan pihak ketiga ke dalam neraca aset, harus mengacu pada regulasi.

Karenanya, perda tidak dapat dicabut jika belum siap penggantinya. “Sebab, bisa terjadi kekosongan hukum. Namun, alhamdulillah, ternyata sudah ada aturan yang telah ditetapkan berkaitan hal tersebut,” jelas Rachmat. (nam/zul)

Comment

Berita Terbaru