oleh

Pasien Pengawasan Corona Masih Dirawat di Ruang Isoalsi Khusus

TEGAL – Sepekan menjalani perawatan intensif di Ruang Isolasi Khusus, W (24), pasien yang masih dalam status pengawasan berangsur membaik kondisinya.

Bahkan, Minggu (9/2) hari ini, keluhan batuk dan sesak napasnya sudah jauh lebih baik, ketimbang saat kali pertama dirujuk ke RSUD Kardinah, Senin (3/2) lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto SpA mengatakan, hingga kini W masih dirawat di Ruang Isolasi Khusus. Sambil menunggu hasil uji lab swap tenggorokan dari Litbangkes Jogyakarta yang dikirim ke Jakarta, penanganan masih dilakukan sesuai SOP.

“Karena belum ada hasil lab yang valid, perawatan medis secara intensif tetap dilakukan sesuai prosedur penanganan NCoV,” ujarnya.

dr. Herry menambahkan terkait kepastian hasil lab swab tenggorokan pasien, RSUD Kardinah memang harus menunggu. Laboratorium yang ditunjuk sebagai rujukan corona, urai dr. Herry, hanya Litbang Jakarta.

Sehingga, kemarin swap tenggorokan yang dilakukan Litbangkes Jogyakarta harus dikirim ke Jakarta, dan masih antre. “Jadi, apapun hasilnya nanti, yang jelas penanganan sudah dilakukan sesuai SOP,” tandasnya.

Penanggung Jawab Perwakilan Tim Penanganan Virus Corona dr. Reny Ari Martani menjelaskan, meski sudah positif mengidap pneumonia ringan, pemeriksaan tetap dilakukan secara penuh. Menurutnya, hasil pemeriksaan foto torax, pemeriksaan lab, dan uji sampel darah yang dilakukan semua dalam kondisi batas ringan (normal-red).

Saat ini, papar dr. Reny, Tim Dokter Gabungan terus melakukan observasi intensif, untuk melihat perkembangan pasien. “Untuk hasil lab swap tenggorokan, kami belum bisa berkomentar. Karena masih menunggu informasi resminya dari Lab Jakarta,” terangnya. (syf)

Komentar

Berita Terbaru