oleh

Pedangang Taman Pancasila Tolak Direlokasi ke Alun-alun

TEGAL – Meski lokasinya tidak jauh, pedagang yang tergabung dalam Organisasi Pedagang Eks Taman Poci (ORPETA) menolak relokasi ke Pasar Alun-alun Tegal. Mereka kuatir akan terjadi benturan dengan pedagang di sana.

Ketua ORPETA Edi Kurniawan mengatakan jika Pemkot Tegal memaksakan pedagang Taman Pancasila pindah ke Pasar Alun-alun, pemilik kios akan marah. Karena lapaknya diambil alih.

“Kita tidak mau nantinya terjadi benturan antar pedagang,” katanya.

Pedagang, papar Edi, hanya meminta dipindahkan di sekitar menara air. Opsi lainnya di halaman Gedung SCS atau Gedung Birao di sebelah utara Taman Pancasila.

Plt. Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tegal Herlien Tjokrowati mengatakan telah melakukan pemetaan (maping) pedagang di Pasar Alun-alun Tegal. Hasilnya, diketahui ada ratusan loos yang kosong dan tidak digunakan berjualan.

“Loos yang kosong akan digunakan untuk relokasi PKL Taman Pancasila yang tengah direvitalisasi,” ujarnya.

Menurut Herlien, jumlah loos di Pasar Alun-alun sebanyak 602 loos. Dari jumlah itu, 275 loos yang dimiliki sekitar 106 pedagang. Sisanya 327 loos kosong yang direncanakan digunakan untuk menanmpung pedagang Taman Pancasila.

“Kalau informasi dari ORPETA sekitar 106 pedagang. Tetapi untuk menindaklanjuti kami akan memanggil pedagang yang memiliki loos kosong untuk diserahkan ke Pemkot,”jelasnya.

Herlien menambahkan pihaknya akan melaporkan hasil mapping ke Wali Kota Tegal. Setelah itu baru dilakukan pemanggilan pemilik loos yang tidak ditempati, dan relokasi pedagang Taman Pancasila. (muj)

Komentar

Berita Terbaru