oleh

Pedukuhan di Kaki Gunung Slamet Banjir, Jalan Provinsi Terendam Hingga 65 Cm

JATINEGARA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jatinegara dan sekitarnya, Sabtu (22/2), menyebabkan aliran Sungai Logeni meluap. Akibatnya sejumlah rumah warga di sepanjang alirannya terendam air.

Hujan yang turun deras sejak pukul 15.30-19.45 WIB itu membuat limpasan air sungai dan meredam rumah warga di Dukuh Krajan RT 01 RW 03 Desa Wotgalih Kecamatan Jatinegara. Ketinggian banjir bervariasi antara 30-40 centimeter.

Warga Desa Wotgalih, Rereb Kanti Pangestu, Minggu (23/2), mengatakan, banjir di Dukuh Krajan tidak hanya terjadi di RT 01 RW 02. Di RT 02 RW 02 juga beberapa rumah terendam banjir, bahkan ada yang rusak akibat diterjang air bercampur lumpur.

Relawan Posko Kesiapsiagaan Kebencanaan dari Kecamatan Jatinegara langsung mendatangi lokasi. “Beberapa rumah milik warga ada yang rusak, sedang lainnya hanya kemasukan air akibat meluapnya Sungai Logeni. Relawan langsung terlibat mengamankan barang-barang berharga milik warga,” katanya.

Dibeberkan Kanti, banjir di Dukuh Krajan tahun ini sudah kali kelima terjadi. “Kendati air akan surut dengan sendirinya dan tidak ada korban jiwa, warga meminta segera ada penanganan dari pemerintah,” tambahnya.

Sekcam Jatinegara Abdul Basit mengakui kejadian banjir tidak hanya terjadi di Dukuh Krajan Desa Wotgalih. Tapi di Desa Capar juga demikian, akibat intensitas hujan tinggi mengakibatkan Sungai Capar meluap dan air tumpah ke jalan raya.

“Sehingga jalan propinsi Jatinegara-Bogares Kidul terganggu. Karena ketinggian air di dekat jembatan mencapai 50 sampai 65 centimeter,” rincinya. (guh/zul)

Komentar

Berita Terbaru