oleh

Piala Dunia U-20 Butuh Rp170 Miliar

JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengajukan anggaran persiapan Piala Dunia U-20 2021. Jumlahnya mencapai Rp170 miliar.

Hal itu terungkap usai rapat bersama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di ruang rapat Lantai 10, Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2) kemarin.

Dalam agenda tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan didampingi Sekjen Ratu Tisha Destria mengatakan, anggaran tersebut masih dalam kisaran awal. Penggunaannya pun dikhususkan persiapan Garuda Muda jelang gelaran Piala Dunia U-20, tahun depan.

“Kami melaporkan anggaran juga. Karena anggara untuk timnas ini didukung oleh pemerintah. Anggaran kami ajukan lewat Menpora, antara Rp103 miliar hingga Rp170 miliar untuk persiapan dari awal hingga nanti perhelatan Piala Dunia U-20 2021 nanti,” bebernya.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menuturkan, anggaran yang diajukan tersebut digunakan untuk persiapan pemain menuju World Cup 2021, mulai dari akomodasi hingga pelaksanaan try out dan menggelar laga uji coba.

“Anggaran itu kita gunakan untuk pemain, akomdasi, kemudian uang honor, try out. Karena try out itu nggak murah. Kita berangkat untuk TC di Jerman dan kita juga mendatangkan tim-tim dari luar itu membutuhkan anggaran cukup besar. Dan anggran itu seluruhnya untuk persiapan timnas diluar penyelenggaraan,” jelasnya.

Selain anggaran, PSSI juga melaporkan persiapan Timnas Indonesia. Iwan mangatakan, pihaknya berencana membawa pemain Timnas Indonesia U-20 untuk melalukan try out di Jerman dan Spanyol.

“Kita sudah mendapatkan 28 pemain proses dari seleksi 52 nama. Namun kita akan tambahdari Garuda Select, Dengan kata lain akan ada seleksi lanjutan lagi nantinya,” ujar Iwan Bule.

“Rencananya, bulan Juni kita akan try out ke Jerman dan Spanyol. Bulan Oktober kita akan mendatangkan tim-tim dari luar sperti dari Asia, Eropa Timur, juga dari Eropa. Itu bakal menjadi uji coba yang
cukup baik untuk kita,” sambungnya.

Untuk itu persiapan itu memang tidak membuthkan biaya yang ringan yang tentunya alokasinya pada anggaran yabg diajukan ke pemerintah.

Sementara, Menpora Zainuddin Amali mengatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi terkait persiapan pemain dan venue yang sudah ditunjuk resmi oleh FIFA.

“Persiapan sudah dilakukan. Kami juga menerima laporan tentang persiapan timnas yang sudah try out ke Thailand, dan kemudian apa yang sudah dilakukan kedepan, agenda-agenda dari kepanitaan yang akan dilakukan kedepan,” paparnya

“Lalu bagaimna perencanaan waktu sampai dengan Mei 2021, pada saat pelaksanaan Piala Dunia itu sendiri. Itu kira-kira secara garis besar yang kami bahas dan kami bicarakan tadi,” tandasnya. (fin/zul/tgr)

Komentar

Berita Terbaru