Heboh! Siswi SMP Negeri di Kabupaten Tegal Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Faktanya

SLAWI - Seorang siswi SMP Negeri di Kabupaten Tegal dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar itu santer beredar dan menghebohkan grup Whatsapp.

Mengenai hal ini, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro membantah kebenarannya.

Kata Joko Wantoro, Selasa (28/7), apa yang beredar di media sosial soal siswi SMP negeri di Kabupaten Tegal terkena virus corona tidak benar.

Fakta yang sebenarnya, memang ada siswi yang menjalani rapid test. Dia asli warga Desa Sindang Kecamatan Dukuhwaru. Namun, hasilnya nonreaktif.

"Isu yang beredar di media sosial tidak benar, karena hasil rapid test semuanya nonreaktif. Hal itu sesuai laporan dari petugas medis Puskesmas Dukuhwaru," katanya.

Beredarnya isu tersebut, tambah Joko Wantoro, berawal dari kepulangan kakaknya dari Jakarta tiga bulan lalu. Kakaknya sudah melakukan rapid test dengan hasil nonreaktif.

"Sekali lagi saya sampaikan, di Kabupaten Tegal tidak ada siswi SMP negeri yang terkena virus corona," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri 1 Dukuhwaru Wahyu menambahkan, para medis dari Puskesmas Dukuhwaru yang dipimpin oleh dokter Ely sudah mendatangi sekolah. Di sekolah sudah disampaikan bahwa siswi SMP asal Desa Sindang itu nonreaktif. Pihak para medis meminta pada sekolah untuk tidak khawatir. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Mengeluh Demam dan Sesak Napas, Mahasiswi Kedokteran Asal kabupaten Tegal Positif Covid-19.
  • Sudah Tiga Minggu Diisolasi dan Dirawat, Istri Bupati Pemalang Masih Saja Positif Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru