Hingga Juni, DBD di Brebes Capai 375 Kasus dan 4 Orang Meninggal Dunia

BREBES - Hingga Juni lalu, jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Brebes mencapai ratusan. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes mencatat dalam kurun waktu enam bulan itu ada 375 kasus DBD di kota bawang merah ini.

Dari ratusan kasus DBD yang terjadi di Brebes, empat pasien di antaranya dilaporkan meninggal dunia meski sudah mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dinkes Brebes melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Imam Budi Santoso mengungkapkan, dari total akumulasi 375 kasus DBD mengalami fluktuasi selama enam bulan.

Rinciannya, bulan Januari 36 kasus, Februari 48 kasus, Maret 103 kasus. Selanjutnya, April 73 kasus, Mei 60 kasus dan sepanjang Juni tercatat 55 kasus DBD.

"Dari kurun waktu enam bulan itu Maret, April dan Mei merupakan paling banyak jumlah kasus DBD di Brebes," ungkapnya, Rabu (6/7).

Dari ratusan kasus DBD, Imam menjelaskan bahwa kasusnya hampir merata di 292 desa dan 5 kelurahan.

Beruntungnya, sepanjang April, Mei dan Juni semua pasien dinyatakan sembuh dan nihil pasien meninggal. Meski begitu, masyarakat diminta lebih disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Sebab, perkembangbiakan nyamuk pemicu DBD hanya bertelur di tempat penampungan air yang bersih.

"Upaya paling efektif mencegah DBD, hanya dengan pemberantasan sarang nyamuk 3 M Plus. Termasuk, menaburkan bubuk abate secara berkala," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Johan Asanni menambahkan, dari total 17 kecamatan 16 di antaranya merupakan wilayah endemis DBD.

Yakni Kecamatan Brebes, Banjarharjo, Wanasari, Jatibarang dan Larangan, Bulakamba, Ketanggungan, Losari, Tonjong. Kemudian, Salem dan Songgom, Paguyangan, Tanjung, Sirampog dan Bantarkawung serta Kersana.

"Upaya yang dilakukan dalam pencegahan kasus DBD semakin meluas, kami sudah melakukan fogging di wilayah yang terdapat kasus DBD," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Ditahan di Tempat Khusus Mako Brimob Kelapa Dua, Ferdy Sambo Bisa Benar-benar Dipecat dan Dipidana.
  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.

Berita Terkait

Berita Terbaru