Ini Pesan Menyentuh Syekh Ali Jaber untuk Umat Islam di Indonesia usai Dirinya Ditusuk

JAKARTA - Usai melakukan serangkaian kegiatan dakwah di Lampung, Syekh Ali Jaber kembali ke Jakarta. Secara bergantian sejumlah pejabat Kabinet Indonesia Maju bergantian menjenguknya.

Tampak Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang bergiliran menyambangi dai kondang asal Madinah itu. Syekh Ali Jaber pun bersyukur dan mengapresiasi kunjungan kedua pejabat tersebut.

"Jadi saya sadar kehadiran beliau sebagai bentuk perhatian dan sangat berharga bagi saya. Alhamdullilah kondisi saya sangat membaik," katanya.

Dia pun mengaku, pasca kejadian dirinya mendapatkan penjagaan yang ketat dari aparat setempat.

"Alhamdulillah saya mendapat perhatian dari aparat keamanan, semua turun tangan. Mulai dari Kapolda bahkan Dandim, semua ikut memperhatikan dan menjaga selama saya berada di Lampung," katanya lagi.

Ia meminta agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan berdoa agar kejadian ini tidak akan terulang lagi.

"Ini kejadian Qadarullah tidak dikaitkan dengan apapun dan isu apapun. Insya Alllah saya sepenuhnya memberikan kepercayaan kepada pemerintah khususnya aparat kepolisian. Kita doa bersama dan kita sinergi bersama aparat kepolisian, InsyaAllah kasus ini bisa tuntas mudah mudahan kasus ini tidak terulang lagi. Tolong jangan kaitkan insiden ini dengan unsur-unsur politik," katanya.

Syekh Ali Jaber juga berpesan kepada umat Islam agar tidak mudah terpancing dan tidak mudah diadu domba. Dia meminta agar masyarakat mempercayai proses hukum yang sedang berjalan.

"Jangan ada umat Islam yang mau diadu domba karena kejadian ini," katanya.

Pada kesempatan tersebut Syekh Ali Jaber juga menitipkan pesan untuk Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo agar selaku diberikan kesehatan agar dapat terus memimpin Indonesia melewati pandemi COVID-19 ini.

"Salam sungkem kepada bapak Presiden, keadaan saya baik-baik saja," ujarnya. (gw/zul/fin)

Baca Juga:

  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.
  • Tiba-tiba Muncul Isu Nama Pengganti Jaksa Agung Beredar di Setneg.

Berita Terkait

Berita Terbaru