Ironis, 97 Persen Obat di Indonesia Masih Impor

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga saat ini obat-obatan yang diproduksi di dalam negeri hanya 3 persen dan sekitar 97 persen adalah obat-obatan impor.

"Untuk obat-obatan hanya 3% yang diproduksi dalam negeri, sisanya 97% masih impor," kata Budi, Rabu (16/6).

Padahal, kata Budi, dari 1.809 macam obat yang ada di e-katalog hanya 56 item obat yang belum diproduksi di dalam negeri. Bahkan, dari 10 bahan baku obat yang terbesar baru dua yang ada di Indonesia. Dan yang lainnya masih impor.

"Seperti yang saya sampaikan tadi, dari 10 bahan baku obat terbesar baru dua yang diproduksi di dalam negeri, yang lainnya juga masih impor," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Menurut Budi, hal itu cukup menyulitkan khususnya untuk penanganan Covid-19 yang harus mengimpor bahan baku obat dari luar negeri.

"Pada saat pandemi seperti ini, kita butuh obat bahan bakunya nggak ada, jadi kita harus khusus terbang mencari bahan baku," terangnya.

Kendati demikian, Budi memastikan, bahwa semua bahan baku obat, obat-obatan dan juga alat kesehatan bisa diproduksi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor.

"Terutama pada saat terjadi pandemi seperti ini, supaya sistem resiliensi kesehatan kita tangguh," pungkasnya. (der/zul/fin)

Baca Juga:

  • Mahfud Sebut Negara Enggan Minta Bantuan Asing, Luhut: Pemerintah Telah Meminta Bantuan Negara Sahabat.
  • Politisi PDI Perjuangan Kritik Keras soal PPKM, Effendi Simbolon: Presiden Tidak Patuh Konstitusi.

Berita Terkait

Berita Terbaru