Istri yang Bunuh Pelakor Terancam Hukuman Seumur Hidup, Suaminya Kaget dan Tak Tahu

CENGKARENG - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan wanita berinisial DN (26), yang dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah pamin ke acara buka puasa beberapa waktu lalu.

Pelaku inisial NU (24) telah ditetapkan sebagai tersangka.

DN dilaporkan hilang setelah sempat berpamitan hendak berbuka bersama (bukber) pada 24 April 2022. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi telah tewas di kawasan Bekasi, Jumat (13/5).

"Pelaku seorang perempuan, inisialnya NU. Sudah (jadi tersangka)," ujar Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhi Demastyo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (14/5).

Adapun motif tersangka membunuh DN, lanjut Ardhi, karena tersulut emosi dan terbakar api cemburu. Pelaku NU meyakini DN telah melakukan perselingkuhan dengan suaminya.

"Motifnya sementara diduga karena cemburu," ucapnya.

Selanjutnya, NU pun merencanakan untuk menghabisi nyawa DN. Tersangka menghubungi korban menggunakan ponsel suaminya. Pesan itu berkaitan dengam ajakan buka bersama (bukber) di suatu tempat pada Selasa, 26 April 2022.

Atas perbuatannya, pelaku NU akan dikenakan dengan Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana. Pelaku terancam hukuman penjara seumur hidup.

Diketahui, polisi menyelidiki kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita bernama Dini Nurdiani (26) yang dilakukan oleh NU (24).

Polisi menemukan fakta terbaru tentang suami NU. Setelah melakukan pemeriksaan.

Diketahui, suami dari NU tidak mengetahui perencanaan aksi pembunuhan sang istri terhadap Dini, yang menjalin hubungan asmara denganya.

Hal tersebut dikonfirmasi Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo.

"Enggak tahu, baru tahu saat kita jemput (pelaku). (aksi perencanaan pembunuhan) iya enggak tahu dia," ucap Kompol Ardhie dikutip dari PMJ pada Senin (16/5).

Ardhie meneruskan, suami pelaku baru mengetahui istrinya yang berinisial NU membunuh Dini saat polisi mendatangi kediamannya.

"Iya (taunya pas polisi datang ke rumah menjemput NU). Dia (suaminya) kaget," tuturnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah menyerahkan kasus pembunuhan berencana terhadap Dini Nurdiani (26) ke Polres Metro Bekasi kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Sudah saya limpahkan ke Bekasi kota," ungkap Ardhie dikutip dari Fin.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru