Jabatan Pangkostrad Dibiarkan Kosong Dua Bulan, Panglima TNI: Tidak Ada Tarik Menarik

JAKARTA - Sudah dua bulan ini jabatan Panglima Komando Jabatan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) kosong. Hingga kini, belum jelas siapa perwira tinggi TNI AD yang akan menempatinya.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan tidak ada kepentingan apapun dalam pemilihan Pangkostrad.

"Saya tegaskan tidak ada tarik-menarik dalam jabatan Pangkostrad. TNI menyiapkan konsep ini secara keseluruhan," ujar Andika di Gedung Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (14/1).

Dia menyatakan penunjukkan perwira tinggi TNI sebagai pejabat oleh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) saat ini sudah berbeda.

"Kali ini agak berbeda. Karena apa? Ya karena kami ingin mewujudkan jabatan-jabatan yang memang sudah ada legalitasnya sejak 2019," imbuh Andika.

Jabatan baru tersebut, lanjutnya, tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Struktur Organisasi TNI. Perpres tersebut terbit pada Oktober.

Dalam Pepres Nomor 66 Tahun 2019 itu tertera sejumlah jabatan. D antaranya 28 jabatan tambahan baru yang belum direalisasikan. Antara lain pembentukan Komando Armada RI yang dipimpin oleh perwira tinggi bintang tiga, bintang dua, dan lainnya.

Begitu juga di TNI AU dan TNI AD. Total terdapat 14 jabatan perwira tinggi. "Ini semua sudah ada perpresnya. Namun, peraturan di bawahnya belum ada," terang mantan KSAD ini.

Mabes TNI, kata Andika, ingin mengeluarkan sekaligus perwira-perwira tinggi yang akan menempati posisi tersebut dalam Wanjakti. Rencananya TNI Akan menggelar Wanjakti pekan depan.

Total ada 28 jabatan baru, mulai dari bintang tiga di TNI AU satu jabatan, bintang tiga di TNU AL satu jabatan. Lalu bintang dua untuk dua jabatan dan bintang satu untuk 25 jabatan.

"Itulah yang kemudian nanti akan kami keluarkan bersama-sama dengan beberapa jabatan yang memang sudah kosong. Termasuk di antaranya Panglima Kostrad," tuturnya.

Soal siapa calon kuat Pangkostrad, Andika menegaskan TNI AD memiliki banyak stok kandidat yang memenuhi syarat.

"Untuk Pangkostrad di TNI AD, kemudian Pangkoutnas di AU, bintang tiga juga, dengan Panglima Koarmada RI di AL, semuanya adalah bintang dua yang sudah eligible. Banyak calonnya. Kita akan lihat nanti di dalam proses Wanjakti," pungkasnya. (rh/zul)

Baca Juga:

  • Pemkab Tegal Kecolongan, Ditutup 2017 Ternyata di Eks Lokalisasi Peleman Masih Ada yang Terima Tamu.
  • Terduga Pembunuh Wanita Muda di Peleman Disebut Serahkan Diri ke Polisi.

Berita Terkait

Berita Terbaru