Jadi Tersangka Teroris, Mahasiswa UB Malang Dikenal Cerdas

JAKARTA - Ditetapkan sebagai tersangka teroris, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berinisial IA ditangkap Densus 88.

Fakta baru terungkap buntut penangkapan mahasiswa tersebut.

Wakil Rektor 3 Universitas Brawijaya Malang Prof Abdul Hakim mengungkapkan, tersangka IA tergolong mahasiswa yang cerdas.

Selain itu, dia semula menilai IA sebagai mahasiswa normal tanpa ada catatan masalah secara akademik.

“IPK tersangka melebihi 3.0. Artinya, tersangka ini rajin dan baik dalam menempuh studi,” ucap Hakim, Rabu (25/5).

Sebelum ditangkap, mahasiswa 22 tahun tersebut rupanya sempat membuat artikel ilmiah soal Timur Tengah.

Tersangka sempat menulis artikel ilmiah berjudul Faktor-faktor Penyebab Migrasi Wanita-wanita Muslimah Eropa Menuju ke Wilayah Islamic State.

Menurut Prof Halim, tulisan tersangka yang membahas kehidupan Timur Tengah sah untuk diperdebatkan secara akademik.

“Soal jurnal atau artikel (bernuansa Timur Tengah) ya silakan didiskusikan atau diperdebatkan,” tuturnya.

Namun, dia sendiri belum mengetahui secara detail perihal hasil riset atau studi yang ditulis tersangka itu.

Ke depan, pihaknya akan melakukan pengecekan kembali.

Selain itu, pihaknya juga membeberkan perkembangan penyelidikan kepolisian soal jaringan organisasi teroris yang diduga menaungi mahasiswa mereka itu.

“Kami berkoordinasi dengan kepolisian. Pihak universitas disuruh bersabar. Katanya masih penyelidikan untuk mencari jaringannya,” kata Hakim dikutip dari JPNN.com. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terbaru