Jadi yang ke Empat, 30 Persen Penduduk Kabupaten Tegal Sudah Sensus Online

SLAWI - Program Sensus Penduduk 2020 secara online di Kabupaten Tegal sudah tercapai 30 persen. Hal ini mendapat apresiasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia yang memberikan penghargaan kepada bupati.

Kepala BPS Kabupaten Tegal Jamaludin, Kamis (30/7) mengatakan, antusiasme masyarakat Kabupaten Tegal dalam mengikuti program Sensus Penduduk 2020 secara online termasuk tinggi.

Dari target secara nasional 21,9 persen, Kabupaten Tegal berhasil mencapai 30 persen. Atas capaian ini Kabupaten Tegal mendapatkan peringkat ke empat di Jawa Tengah dalam respon rate Sensus Penduduk 2020.

"Penghargaan telah diberikan langsung pada bupati. Sensus penduduk secara online sejak bulan Februari sampai Mei, respon masyarakat cukup baik," katanya.

Jamaludin mencatat, total masyarakat yang telah mengisi Sensus Penduduk Online 2020 secara mandiri sebanyak 463.350 penduduk, atau 30 persen dari jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Tegal.

Rencananya pada bulan September 2020 mendatang, akan ada kegiatan lanjutan sensus penduduk bagi warga yang belum tercatat. Ada 70 persen warga yang harus dicatatkan dalam kegiatan Sensus Penduduk 2020. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan bupati yang telah menyukseskan program ini.

“Kebijakan bupati dalam mengkampanyekan program BPS direspon baik oleh masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah antusias mendukung program Sensus Penduduk Online 2020. Data sangatlah penting, karena data yang kuat dan akurat dapat membantu pemerintah dalam mengambil keputusan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Tentunya capaian ini berkat partisipasi masyarakat dalam mengisi sensus penduduk secara online. Dari data tersebut, harapannya akan mempermudah semuanya terkait masalah data kependudukan. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Mengeluh Demam dan Sesak Napas, Mahasiswi Kedokteran Asal kabupaten Tegal Positif Covid-19.
  • Sudah Tiga Minggu Diisolasi dan Dirawat, Istri Bupati Pemalang Masih Saja Positif Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru