Jalingkut Tegal-Brebes Ditarget Fungsional saat Libur Natal dan Tahun Baru

TEGAL - Proses pembangunan jalan lingkar utara (Jalingkut) yang menghubungkan Kabupaten Brebes dan Kota Tegal terus dikebut. Jalur itu ditargetkan bisa digunakan secara fungsional oleh pemudik pada saat libur natal 2020 dan tahun baru 2021 mendatang.

Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi Jawa Tengah Ruas Jalan Nasional Losari Brebes-Tegal-Pemalang Juniar Perkasa SL total panjang Jalingkut yakni 17,4 KM. Sedangkan yang sedang ditangani saat ini 14,9 KM karena 2,5 KM sudah dibangun pada 2017 lalu.

"Untuk yang 2,5 KM sudah dibangun pada 2017, sehingga hanya pemeliharaannya saja yang kita lakukan," katanya.

Menurut Juniar, sedikitnya ada 7 jembatan yang dibangun. Sebanyak 5 jembatan sudah selesai dibangun sedangkan 2 sisanya masih dalam tahap pengerjaan yakni jembatan Kaligangsa dan Kemiri.

"Kalau 5 jembatan sudah selesai tinggal finishing. Sedangkan 2 sisanya yakni Kaligangsa dan Kali Kemiri masih on going,” terangnya.

Juniar mengungkapkan, proyek jalan yang memanjang dari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal hingga Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes awalnya dianggarkan Rp260 Miliar. Namun, karena terkena refocusing maka hanya tersisa Rp114 Miliar.

Menurut Juniar, saat ini progres pembangunan Jalingkut sepanjang 14,9 KM sudah mencapai 59 persen. Targetnya, bisa difungsionalkan saat libur natal 2020 dan tahun Baru 2021 mendatang.

Terkait kendala, kata Juniar, kalau secara teknis tidak ada. Hanya saja masyarakat yang ingin menyaksikan pembangunan terkadang menjadi penghambat di area pekerjaan.

“Kalau secara teknis sebenarnya tidak ada kendala. Hanya saja, terkadang warga juga memaksakan masuk ke area pekerjaan," ujarnya.

Karenanya, kata Toni, untuk kebaikan bersama, warga dihimbau untuk tidak mendekat ke lokasi pengerjaan. Itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami berharap warga memahami akan pentingnya keselamatan di lapangan yang utama. Agar pekerjaan cepat selesai, namun juga tidak ada musibah apapun,” tandasnya. (muj/zul)

Baca Juga:

  • Bantah Sukmawati bahwa Ideologi PKI Bukan Pancasila, Fadli Zon: PKI Bukan Unsur yang Terlibat dalam Proklamasi Indonesia.
  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.

Berita Terkait

Berita Terbaru