Jelang Panen Raya, Umi Azizah Berharap Petani Tidak Sampai Menangis

SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah akan berupaya untuk memperkuat ketahanan pangan dengan mendorong peningkatan produksi melalui intensifikasi dan ekstensidikasi pertanian. Termasuk di dalamnya adalah pengendalian distribusi pupuk bersubsidi pada para petani.

Umi, Selasa (6/4) mengatakan, dirinya mengapresiasi pemerintah pusat karena mengurungkan pembelian beras impor hingga bulan Juni mendatang. Hal itu sangat membantu penyerapan beras lokal dan mengangkat harga jual di tingkat petani.

"Sebentar lagi ada panen raya padi dan jangan sampai teman-teman petani menangis karena harganya jatuh akibat kebijakan impor yang menekan harga pasar," katanya.

Dirinya minta supaya kebijakan pupuk bersubsidi ini bisa benar-benar membantu meringankan petani, tidak dipermainkan, sekalipun tahu stoknya sedikit.

Sedang soal kenaikan harga cabai rawit dan cabai merah sebagai komoditas penyumbang inflasi tertinggi beberapa waktu ini, diharapkan, kenaikan harga yang tinggi akibat minimnya pasokan tersebut tidak berlangsung lama.

"Karena petani kini banyak yang menanam cabai dan akan segera panen," tambahnya.

Momentum Ramadan dan Lebaran, lanjut Umi Azizah, bisa menjadi puncak belanja dan konsumsi masyarakat untuk memicu pertumbuhan ekonomi. Inflasi pada kelompok bahan pangan jelang Ramadan bisa dijaga pada kisaran 3 hingga 5 persen. Angka tersebut masih wajar mengingat selama ini sektor pertanian ikut terdampak dari lesunya permintaan dan konsumsi masyarakat.

"Semoga petani bisa menjadi pelaku usaha yang paling diuntungkan dari meningkatnya konsumsi warga di jelang Ramadan dan Lebaran tahun 2021 ini," harapnya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Jozeph Paul Zhang Semakin Provokatif, Ring 1 SBY: Masak Negara Kalah Sama Satu Orang Pecundang Kayak Gini.
  • Jawab Tantangan Debat Jozeph Paul Zhang, Gus Yaqut: Tanggung Jawab Omongannya Saja Gak Berani, kok Nantang Debat?.

Berita Terkait

Berita Terbaru