Jenderal Pembredel Baliho Habib Rizieq Sebut Semua Agama Sama di Mata Tuhan, Aziz Yanuar Tantang Hal Ini

JAKARTA - Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman pada Senin (13/9) meminta para prajuritnya untuk tidak fanatik berlebihan dalam beragama.

Dudung juga meminta prajurit lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.

Pesan itu disampaikan Dudung saat berkunjung ke Batalyon Zipur 9 Kostrad, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat.

Di hadapan para anggota dan Persit Batalyon Zipur 9 Kostrad, Dudung juga mendorong untuk membiasakan pola pikir positif dan sikap penuh syukur.

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit,” ingatnya, dilansir dari laman resmi Kostrad.

“Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” sambungnya.

Dudung Abdurachman sebelumnya menjabat sebagai mantan Pangdam Jaya.

Saat itu, ia memerintahkan anak buahnya membredel baliho dan spanduk Habib Rizieq Shihab dan Front Pembela Islam (FPI).

Atas aksinya itu, Dudung mendapat dukungan dari masyarakat.

Hal itu disampaikan melalui karangan bunga yang dikirimkan dan berjajar di Kodam Jaya kala itu.

Menanggapi pernyataan ini, Pengacara Habib Rizieq Shihab Aziz Yanuar memberi tantangan agar anak sang jenderal tersebut dinikahkan dengan cara agama lain.

“Orang Islam yang bilang semua agama itu sama. Saya tantang dia anaknya nikah dengan cara agama lain,” kata Aziz dikutip dari Pojoksatu, Kamis (16/9).

Aziz menyebut, bila agama yang dianut sang jenderal TNI tersebut adalah Islam.

Beranikah yang bersangkutan bila salah satu keluarganya yang meninggal dikuburkan dengan cara di luar agama lain.

“Bikin perjanjian (kalau ada keluarga mati) dikuburkan dengan ajaran agama lain. Mau gak. Kalau belom konsisten jangan nanggung,” sindir Aziz. (fir/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Soal Cuitan Polisi Diganti Satpam Bank, Kapolri: Jangan Antikritik, Introspeksi untuk Menjadi Lebih Baik.
  • Stop Penggunaan Sinovac, Thailand Beralih Gunakan Vaksin yang Efektif Lawan Varian Baru Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru