Home  

Pedagang di Trotoar Diberi Waktu Seminggu atau Penertiban Lapak Pasar Margasari Dilakukan Paksa

Penertiban lapak Pasar Margasari

MARGASARI, radartegalonline – Sejumlah pedagang di Pasar Margasari Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal masih membandel. Pemkab Tegal pun akan melakukan penertiban lapak Pasar Margasari dalam waktu dekat.

Respon cepat Pemkab Tegal itu akan mereka lakukan kepada para pedagang yang tetap nekat berjualan di lahan Dinas Perhubungan (Dishub) dan trotoar. Instansi terkait bersama Satpol PP bergerak cepat melakukan penertiban pedagang di pasar tradisional tersebut.

Pemkab Tegal mendeadline para pedagang untuk membongkar sendiri lapaknya dalam waktu sepekan ini. Hal itu instansi terkait lakukan atas perintah dari Bupati Tegal, Umi Azizah.

Kepala Satpol PP Supriyadi melalui Sekretaris Kantor Satpol PP, Teguh Mulyadi mengungkapkan sudah tiga hari melakukan pendataan para pedagang. Upaya itu Satpol PP lakukan bersama Dinas UKM dan Pasar.

Penertiban lapak Pasar Margasari

Pendataan Pemkab Tegal untuk mengkalkulasi jumlah pedagang yang masih menjalankan aktifitasnya di tanah milik negara. Di dalamnya juga termasuk sejumlah pedagang yang menjalankan transaksi jual beli di atas tortoar.

“Hasil pendataan jumlahnya mencapai ratusan pedagang, cukup fantastis,” kata Teguh Mulyadi singkat.

Teguh berjanji Pemkab Tegal akan melakukan langkah-langkah yang cermat, untuk menertibkan para pedagang agar tidak terjadi benturan. “Semua pedagang yang selama ini beraktifitas di lahan milik Dinas Perhubungan dan tortoar kita beri surat peringatan dan teguran.”

“Para pedagang mempunyai waktu sepekan untuk membongkar sendiri lapak mereka. Jika tidak mereka indahkan, kami akan bongkar secara paksa lapak-lapaknya,” tegasnya terkait penertiban lapak Pasar Margasari dalam waktu dekat.

Selain itu, beber Teguh, Pemkab Tegal juga akan menyiapkan lahan relokasi untuk para pedagang secara bertahap. Revitalisasi Pasar Margasari senilai Rp21 miliar sendiri sudah selesai dan mampu menampung 934 pedagang.

Setelah peresmian, penataan pedagang di Pasar Margasari menggunakan sistem undian dan  zonasi. Sehingga tidak menimbulkan perselisihan, karena sudah sama-sama menyepakatinya.

Ikut menjaga sarana dan prasarana pasar

Pengeloa pasar juga melarang pedagang memindahtangankan izin penempatan kios atau lapak kepada pihak lain. Pemkab Tegal mengharapkan para pedagang memiliki rasa handarbeni (memiliki, Red.).

Sehingga mereka juga ikut menjaga kebersihan, kenyamanan, keamanan, ketertiban, serta memelihara sarana dan prasarana di Pasar Margasari. Sedangkan penertiban lapak Pasar Margasari menjadi jalan terkahir, apabila masih ada yang membandel setelah deadline berakhir

“Kita memberikan dua penawaran kepada para pedagang dalam sepekan ini. Mau membongkar sendiri lapaknya atau kita bongkar paksa usai surat teguran berakhir,” jelasnya.

Demikian informasi tentang penertiban lapak Pasar Margasari di Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, terhadap para pedagang yang masih menempati tanah Pemkab Tegal dan trotoar.***

Ikuti Kami di