Jumlah Dibatasi Maksimal 3000, 26 Pengunjung Guci Dirapid Antigen di Pintu Masuk

BUMIJAWA - Puluhan warga yang hendak memasuki kawasan Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal mengikuti rapid test antigen yang digelar petugas gabungan pada Sabtu (15/5).

Kegiatan digelar untuk mencegah terjadinya klaster dan lonjakan kasus Covid-19.

Kapolres Tegal Kota AKBP M. Iqbal Simatupang melalui Kasubaghumas AKP Supratman mengatakan, kegiatan dilaksanakan Satgas Banops, personel pospam, bekerjasama dengan paramedis Puskesmas Bumijawa serta kepala UPTD Guci. Adapun kegiatan apid test antigen dilakukan secara acak kepada pengunjung.

"Tujuan kegiatan ini untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di wilayah. Kami juga tidak ingin ada klaster di obyek wisata, sehingga melakukan rapid test antigen di obyek-obyek wisata yang ada," katanya.

Selain itu, kata Supratman, pihaknya juga berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk membatasi jumlah pengunjung. Maksimal 3.000 orang.

"Kalau sudah mencapai jumlah itu, maka akan ditutup dulu pintu masuk Guci. Mudah-mudahan dengan upaya yang kami lakukan pada hari ini bisa mencegah bertambahnya Covid-19," ujarnya.

Untuk diketahui, rapid test swab antigen secara acak dilakukan terhadap 26 orang pengunjung dengan hasil semuanya negatif. Adapun sebagai pelaksana rapid test dari Puskesmas Bumijawa dokter Rini beserta tim dan dari Urkes Polres Tegal Brigadir Faizal Khabibi AMK. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.
  • Dengarlah Pak Jokowi, Satgas Covid-19 IDI: Lockdown Sekarang atau Tambah Mengerikan.

Berita Terkait

Berita Terbaru