oleh

Izin Galian C dan Penebangan Pohon di Kabupaten Tegal Harus Dievaluasi

SLAWI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal meminta pada bupati untuk mengevaluasi izin galian C dan penebangan pohon. Karena terjadinya banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tegal, salah satu faktornya adalah itu.

Wakil Ketua DPRD Rudi Indrayani, Jumat (14/2) meminta pada bupati untuk segera menerbitkan Surat Edaran (SE) guna menyikapi bencana banjir di Kabupaten Tegal. Nantinya SE ini diberikan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) camat dan kepala desa.

“Maraknya galian C di kawasan perbukitan mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah. Kota Slawi yang dulu tak pernah banjir, sekarang dikepung banjir,” katanya.

Bahkan di sekitar Kecamatan Lebaksiu, tambah Rudi Indrayani, sekarang sering terjadi banjir bandang karena banyaknya hutan yang gundul.

Terparah di wilayah Pantura Kabupaten Tegal yang datarannya rendah. Setiap turun hujan dengan intensitas tinggi, Sungai Cacaban yang berada di Kecamatan Suradadi dan Kramat itu selalu meluap dan menggenangi rumah penduduk.

“Saya mendesak bupati untuk segera mengeluarkan SE tentang izin galian C yang harus dievaluasi. Termasuk penebangan pohon hutan dan tepi jalan raya,” tambahnya.

Bupati harus melarang keras penebangan pohon yang tanpa sebab, lanjut Rudi Indrayani, karena satu batang pohon mampu menyimpan 40 ribu liter air. Dirinya menyarankan, Pemkab Tegal harus berkaca pada aturan di pemerintahan Pulau Bali. Salah satu kota di pulau tersebut telah mengeluarkan larangan keras penebangan pohon. Dirinya juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan normalisasi sungai yang dangkal. (guh/ima)

Komentar

Berita Terbaru