oleh

Pemkab Tegal Bebas dari Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani

SLAWI – Bupati Tegal Umi Azizah mengungkapkan, muara zona integritas adalah layanan yang bermutu. Makanya, peningkatan kualitas layanan yang baik, cara kerja efektif dan efisien, serta pengawasan dan pengendalian internal secara transparansi.


Kata Umi Azizah, Rabu (12/2), zona integritas ini mampu mencegah terjadinya praktik korupsi ataupun penyalahgunaan kewenangan. Karena muara dari zona integritas adalah layanan yang bermutu.

Pencanangan zona integritas di lingkungan Pemkab Tegal menuju wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih serta melayani.

“Maka perbaikan sistem dan tata kelola birokrasi yang nantinya akan dinilai adalah budaya kerja yang dibangun. Manajemen sumber daya manusia dan peningkatan kualitas layanan,” katanya.

Terkait dengan peningkatan kualitas layanan, tambah Umi Azizah, dirinya menyoroti RSUD dr Soeselo Slawi. Orang nomor satu di Kabupaten Tegal itu menyarankan kepada direktur RSUD dr Soeselo untuk memantau kerja para pegawainya. Salah satunya adalah menambah kamera CCTV di seluruh sudut ruangan IGD. Sehingga jika mengambil sanksi, memberikan punishment, semuanya terukur by evidence. Hal ini juga perlu diterapkan di semua unit kerja pelayanan publik, termasuk di Disdukcapil.

Direktur tidak perlu ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas kepada para pegawainya yang tidak menerapkan pola pelayanan prima. Tidak ramah dan tidak menggunakan sistem informasi ketersediaan ruang inap sehingga pasien merasa ditelantarkan selama berjam-jam karena menunggu ruangan kosong.

Sejalan dengan itu, kunci sukses pembangunan zona integritas juga terletak pada niat yang diikat dalam sebuah komitmen yang kuat dan sungguh-sungguh dari jajaran aparatur. Yang diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan sebaik-baiknya sesuai undang-undang, regulasi dan peraturan yang ada.

“Untuk itu, perbaikan sarana, prasarana dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci sukses,” tambahnya.

Pada seluruh ASN dan staf lingkungan Pemkab Tegal, lanjut Umi Azizah, untuk memiliki itikad yang baik, niatan yang sungguh-sungguh untuk membangun sistem yang baik. Ada komitmen dari jajaran pimpinan dan seluruh staf untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dengan birokrasinya yang bersih dan siap melayani dengan baik. Melayani masyarakatnya secara mudah, cepat, terbuka dan profesional. Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk tidak menerima suap atau uang tip dari siapapun tanpa terkecuali. Apalagi menerima uang tip demi sebuah pelayanan prima. (guh/ima)

Komentar

Berita Terbaru