oleh

Zona Merah, 8 Kecamatan di Kabupaten Tegal Salat Idul Fitri di Rumah

SLAWI – Di Kabupaten Tegal terdapat 8 kecamatan yang dinyatakan zona merah penyebaran virus corona (Covid-19). Untuk itu, 8 kecamatan tersebut dianjurkan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah.

Delapan kecamatan itu yakni Kecamatan Slawi, Tarub, Dukuhwaru, Talang, Kramat, Dukuhturi, Pegerbarang serta Warureja.

Ketua Bidang Humas MUI Kabupaten Tegal KH Agus Tri Jazuli, Selasa (19/5) mengatakan, bagi
muslimin yang tinggal di daerah aman Covid-19 diperbolehkan menyelenggarakan Salat Idul Fitri di masjid maupun musala. Namun, harus menerapkan protokol kesehatan. Gugus Tugas Covid-19 di tingkat kecamatan untuk selalu memantau dan menjaga pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut.

“Salat Idul fitri di rumah lebih baik, karena menghindari wabah. Jika tetap akan melaksanakan harus ada zonasi dan titik kumpul tidak boleh terlalu banyak,” katanya.

Hal tersebut, juga dipertegas oleh Komisi Fatwa MUI Kabupaten Tegal KH Bahroni. Dikatakan, fatwa MUI Pusat, dan MUI Provinsi Jateng lebih menekankan untuk salat di rumah. Penekanan itu untuk zona merah penyebaran Covid-19. Sedangkan zona kuning bisa menyelenggarakan Salat Idul Fitri di musala dan masjid.

“Tapi jangan dijadikan satu. Artinya di musala-musala dan masjid-masjid. Salat seperti salat fardu biasa, sehingga tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Dia mengemukakan, kendati bisa dilakukan salat bersama, tetapi harus menggunakan protokol kesehatan. Setiap orang yang akan salat harus menggunakan masker, jarak minimal 1 meter, cuci tangan, dan bagi yang sakit serta pemudik diwajibkan salat di rumah.

Selain itu, untuk takbir pada malam Idul Fitri dilakukan seperti biasa di masjid dan musala, tapi tidak bergerombol.

“Dilarang melakukan takbir keliling atau pawai, karena itu dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Wakil Bupati Tegal H Sabililah Ardie menyampaikan, delapan dari 18 kecamatan di Kabupaten Tegal masuk zona merah, karena di wilayah itu terdapat pasien positif Covid-19. Di Kecamatan Slawi ada 5 pasien positif, dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Kecamatan Tarub 3 positif dan 2 PDP, Kecamatan Dukuhturi dan Kecamatan Talang masing-masing 2 orang positif, dan Kecamatan Kramat, Dukuhwaru, Pegerbarang serta Warureja masing-masing 1 orang positif Corona.

“Daerah lainnya tidak masuk zona merah, dan sudah ada surat edaran bupati Tegal untuk wajib menggunakan masker,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah menyatakan jika Kabupaten Tegal fleksibel. Artinya, jika ada wilayah yang hendak menyelenggarakan Salat Idul Fitri, pihaknya tidak akan melarang. Hal yang penting harus patuh terhadap protokol kesehatan, pakai masker dan berjarak, cuci tangan dan jaga kesehatan. (guh/ima)

Komentar

Berita Terbaru