Kasus Bunuh Diri di Desa Buniwah Jadi Salah Satu Dampak Pandemi, Faticha: Perekonomian Tertekan

SLAWI - Dinas Sosial Kabupaten Tegal menyoroti dampak pandemi Covid-19. Salah satunya kasus bunuh diri yang terjadi di Desa Buniwah Kecamatan Bojong.

Pandemi dapat menimbulkan berbagai masalah, terutama perekonomian yang tertekan.

Kabid Rehabilitasi Sosial pada Dinsos Kabupaten Tegal Faticha, Rabu (8/9) mengatakan, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tegal hingga kini belum berakhir. Bahkan pandemi ini dapat menimbulkan beragam masalah di lingkungan keluarga.

Seperti yang terjadi di Desa Buniwah Kecamatan Bojong, ada seorang ibu muda yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena diduga himpitan ekonomi.

Korban berinisial RA (25) dan memiliki 3 orang anak.
Dampak pandemi Covid-19 memang sangat menekan perekonomian warga.

"Tidak sedikit masalah yang muncul akibat Covid-19. Bahkan ada pula yang nekat bunuh diri karena mungkin dipicu masalah ekonomi," katanya.

Dalam persoalan ini, tambah Faticha, pikiran, niat dan tindakan bunuh diri itu banyak faktor pemicunya. Tidak semata-mata soal tekanan ekonomi. Terlebih RA selama ini masih dinafkahi suaminya.

Diperoleh informasi, keluarga RA termasuk salah satu penerima manfaat program bantuan sosial tunai (BST) Dana Desa.

“Keluarga RA sudah mendapat BST dari pemerintah desa sejak tahun kemarin dan rutin," tambahnya.

Gejala depresi, lanjut Faticha, juga bisa muncul dari hubungan keluarga seperti usia pernikahan pasangan yang terpaut jauh. Hal itu berpotensi menimbulkan konflik dalam jangka panjang, termasuk status pernikahan di bawah tangan yang dinilainya banyak merugikan perempuan.

Keluarga yang tidak memiliki legalitas kependudukan seperti kartu keluarga tentunya akan kesulitan mengakses bantuan sosial pemerintah pusat.

Menyikapi kasus RA ini, dirinya mengimbau agar kesadaran akan pentingnya kesehatan jiwa harus terus dibangun. Masyarakat perlu tahu faktor pemicu timbulnya masalah kesehatan jiwa dan cara menanggulanginya.

Ada kecenderungan pada orang yang punya niatan bunuh diri. Hal itu tercermin lewat perubahan sikap, perilaku, ucapan, hingga keinginan mengakhiri hidup yang diceritakan pada orang terdekat.

Sehingga dengan kemampuan deteksi dini ini serta kepedulian sosial, kasus bunuh diri bisa dicegah. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Sambil Menangis, Mbak Rara Ngaku Sudah Berkomunikasi dengan Arwah Eril: Jantungnya Tertusuk.
  • Ramal Eril, Putra Ridwan Kamil Meninggal, Paranormal Mbak Rara Berharap Meleset.

Berita Terkait

Berita Terbaru