Kasus Pencabulan Anak Kiai Viral, Teddy Gusnaidi Dukung Polisi Tangkap: Gue yang Tanggung

JAKARTA - Kasus pencabulan anak kiai viral di media sosial. Baru-baru ini juga beredar sebuah video yang memperlihatkan bahwa sang kiai seolah-olah melarang polisi untuk menangkap MSAT, anaknya yang menjadi tersangka pencabulan santriwati.

Hal ini mendapat perhatian dari
Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi yang menyoroti kasus pencabulan yang diduga dilakukan Moch Subchi Al Tsani (MSAT) anak Kiai Pondok Pesantren (Ponpes) di Jombang Jawa Timur.

“Tangkap segera, jangan takut dosa, biar dosanya gue yang tanggung,” kata Teddy dikutip Fajar.co.id di akun Twitter-nya @TeddGus, Kamis (7/7).

Teddy mengaku heran melihat polisi yang selalu gagal menangkap tersangka kasus dugaan pencabulan itu.

Dirinya memberikan dukungan ke polisi untuk menegakkan aturan. Termasuk segera menangkap tersangka MSAT untuk diadili di pengadilan.

Seperti diketahui, Polda Jawa Timur telah beberapa kali melakukan penyergapan terhadap MSAT, anak kiai terkemuka di Jombang yang menjadi tersangka kasus pencabulan santriwati, Minggu (3/7).

Bahkan polisi sudah menetapkan MSAT sebagai DPO (daftar pencarian orang), lantaran ia tak koperatif dalam memenuhi panggilan pihak kepolisian. Ia diketahui selalu lolos saat akan ditangkap.

Pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah KH Muhammad Mukhtar Mukthi menegaskan anaknya, MSAT difitnah melakukan pencabulan pada santriwati.

Oleh karenanya, sang kiai ternama di Jombang itu meminta Kapolres Jombang tidak menangkap putranya yang menjadi DPO kasus pencabulan, seperti dikutip dari Fajar.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.
  • Terkait Pelaku Utama Pembunuh Brigadir J, Bharada E Menghadap Kapolri dengan 3 Jenderal.

Berita Terkait

Berita Terbaru