Kata Dahlan Iskan Jika di Jakarta Ada Jabodetabek, Nanti di IKN Baru Muncul Bonus Sambal Terong

SURABAYA - Nama Nusantara yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ibu kota negara di Pulau Kalimantan sangat elok dan ideal. Penilaian itu diungkapkan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Menurut Abah (sapaan karib Dahlan Iskan), nama baginya tidaklah penting, tapi isinya yang lebih penting. Dahlan mencontohkan semisal nama produk rokok terkenal Gudang Garam atau Djarum.

Bagi Dahlan, pada dasarnya nama itu sangat jelek. Aslinya, Gudang Garam itu terasosiasi ke sebuah bangunan reot di tengah tambak garam. Pun dengan Djarum yang aslinya benda yang tidak bergengsi.

Tapi kehebatan dua perusahaan rokok itu telah mengubah citra gudang garam dan jarum menjadi benda istimewa.

“Pun kalau Indonesia kelak bisa semaju Gudang Garam dan Djarum, tentu citra nama Nusantara bisa berubah drastis menjadi lebih keren dari Jakarta,” kata Dahlan Iskan melalui catatan ringannya yang dikenal sebagai Disway bertajuk ‘Langit Nusantara’, Sabtu (22/1).

Dahlan kemudian mengacungkan jempol, ternyata pandemi Covid-19 tidak menyurutkan sedikit pun tekad pemerintahan Presiden Jokowi untuk memindah ibu kota dari Jakarta.

Bahkan ibu kota baru itu kini sudah benar-benar legal. DPR sudah mengesahkan UU-nya berikut namanya, Selasa (18/1) lalu. Dahlan memaparkan Mesir sebenarnya sudah lebih dulu memindah ibu kotanya dari Kairo sejak 2015.

Tapi sampai sekarang belum jadi dan juga belum diberi nama. Sebutan sementaranya adalah Al Asima Al Idariyya Al Jadida atau sering disebut kota New Hope atau harapan baru.

Luas ibu kota baru itu lebih besar dari negara Singapura. Letaknya di antara Kairo dan kota Suez. Gedung-gedung pencakar langit sudah banyak dibangun.

Tapi masih belum ada yang mau pindah ke sana. Lokasi kota ini di tengah padang pasir. Hebatnya kata Dahlan, Nusantara mampu menyalip Mesir. Tiba-tiba Nusantara jadi nama kota ibu kota.

“Akhirnya saya suka humor yang beredar di medsos ini: kalau di Jakarta ada Jabodetabek, di Nusantara nanti mestinya ada Bonus Sambal Terong, yang berarti Bontang-Nusantara-Samarinda-Balikpapan-Tenggarong,” kelakarnya. (dra/faj/zul)

Baca Juga:

  • Ngabalin Trending di Twitter! Sebelumnya Sebut Jokowi Terganggu Manuver Menteri, Sekarang Bilang Begini.
  • Tuding Menkes Terjaring Mafia Vaksin, Relawan Jokowi: Emang Bener Kok.

Berita Terkait

Berita Terbaru