Kebiasaan Menyampaikan Ujaran Kebencian Menguat, Bupati Tegal: Ada Pergeseran Norma

SLAWI -
Bupati Tegal Umi Azizah meminta pada Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) untuk mampu memberikan penyegaran dan membawa perubahan bagi kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satunya dengan menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air di kalangan pemuda.

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, upaya menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air bisa diawali dengan menghidupkan kembali unit kegiatan resimen mahasiswa di lingkungan kampus.

Dirinya melihat, ada pergeseran norma yang cukup jauh pada kehidupan sosial anak-anak muda sekarang.

Menguatnya ujaran kebencian, hujatan hingga perundungan di lingkungan remaja dan pemuda menjadi indikator nyata perlunya mereka belajar menghargai orang lain dengan menerima perbedaan, baik itu perbedaan keyakinan, perbedaan pandangan hingga menyangkut perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan.

"Tujuannya adalah agar terbangun kehidupan bertoleransi yang semakin baik di kalangan calon penerus estafet pembangunan di negeri ini,” katanya.

Terlebih, tambah Umi Azizah, dalam situasi kebangsaan di negeri ini sedang dihadapkan pada tantangan serius soal intoleransi, penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, diskriminasi ataupun kekerasan berbasis etnis, agama, radikalisme hingga terorisme. Kebebasan berekspresi melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi tidak sedikit yang kemudian dimanipulasi untuk menyebarkan hal-hal negatif.

Tanpa ada upaya bersama, lambat laun, kondisi tersebut dapat merusak sendi kehidupan harmonis yang sudah lama terbangun. Hal ini pula yang dapat menimbulkan kegaduhan dan mengancam kehidupan demokrasi.

“Untuk itu, saya minta semua pihak yang mencintai perdamaian, mencintai Pancasila bisa memajukan proses dialog demi menciptakan keharmonisan," tambahnya.

Nilai-nilai luhur universal tentang perdamaian, lanjut Umi Azizah, harus terus digaungkan dan terjalin dalam kehidupan generasi muda, demi terwujudnya masa depan manusia Indonesia yang tangguh, sejahtera lahir dan batin.

Tak kalah penting, menggarisbawahi bahwa upaya mewujudkan Indonesia Maju, ada sejumlah permasalahan mendasar yang harus diselesaikan, antara lain kemiskinan, pengangguran, kesenjangan pendidikan, kesehatan masyarakat, degradasi lingkungan, ketahanan pangan dan energi, disamping juga peredaran narkoba.

Oleh karena itu, dirinya menitip pesan kepada pengurus DPK IARMI Kabupaten Tegal agar segera merancang program kerja yang berorientasi pada perubahan demi kemajuan organisasi dan suksesnya pelaksanaan pembangunan yang berdaya saing dan berkeadilan sosial. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Mengeluh Demam dan Sesak Napas, Mahasiswi Kedokteran Asal kabupaten Tegal Positif Covid-19.
  • Sudah Tiga Minggu Diisolasi dan Dirawat, Istri Bupati Pemalang Masih Saja Positif Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru