Kecamatan yang Masih Bandel Prokes dan Vaksinasi, Wagub Jateng: Dilockdown Saja

BREBES - Masyarakat diminta masih tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Selain itu, beberapa daerah juga diminta meningkatkan vaksinasi.

Sampai-sampai sejumlah pimpinan daerah mengancam jika masyarakat yang masih bandel prokes dan vaksinasi. Bagaimana di Jateng?

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kecamatan yang masih bandel soal Prokes dan vaksinasi agar di-lockdown. Saat meninjau Desa Rengas Pendawa, Brebes sebagai desa dampingan, Taj Yasin berpesan kepada Bupati Brebes Idza Priyanti agar menggenjot vaksinasi.

Menurut dia, dengan menggalakkan vaksinasi, maka ruang kerja pemda jadi lebih nyaman. ”Saya harap kita bisa bekerja sama dan kita genjot vaksinasi sehingga ruang lingkup, ruang kerja kita lebih nyaman. Dan saya titip, kalau ada kecamatan yang tidak mau divaksin, atau masyarakatnya masih bandel, di-lockdown saja,” kata Taj Yasin, Rabu (27/10).

Orang Nomor 2 di Jateng itu juga menjelaskan salah satu aturan agar dibuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) adalah vaksinasi. Sehingga, lanjutnya, kalau vaksinasi masih belum berjalan optimal, dia menyarankan agar tidak usah digelar PTM terlebih dahulu.

”Salah satu aturan untuk PTM itu adalah sudah divaksin. Kalau daerahnya masih belum vaksinasi, ngga usah sekolah dulu, ngga usah ada sekolah tatap muka langsung,” tegasnya.

Tak hanya itu, Taj Yasin juga meminta Bupati Idza agar melaporkan vaksinasi dan penanganan kemiskinan ekstrim di wilayahnya setiap pekan.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah atas dukungan dan bantuannya pada Brebes.

Dia melaporkan jajarannya sejak, Sabtu (23/10) kemarin, hingga, Sabtu (30/10) lusa, sudah melakukan vaksinasi keluarga secara serentak, di 292 desa, dan 5 kelurahan. Selain itu, pihaknya juga mendapat alokasi vaksin dari Kepala BKKBN Pusat sebanyak 782 ribu dosis.

”Jadi setelah yang tujuh hari dengan dosis 200 ribu selesai, terus nanti dari kepala BKKBN sampai 782 ribu, insyaallah kita akan menuju level satu. Mari kita genjot dan sosialisasi vaksin ini guna biar Covid-19 di Brebes mereda dan ekonomi kita bangkit,” kata dia.

Idza menambahkan, sesuai data BPS dan Provinsi Jateng, Brebes mengalami miskin ekstrim yang ada di 286 desa dari 292 desa 5 kelurahan. Disebutkan bahwa oleh Wakil Presiden, Ma'ruf Amin di wilayah miskin ekstrim ini ada 25 desa, 5 kecamatan di Brebes akan dapat bantuan.

”Untuk 5 kecamatan, Larangan, Pertanggungan, Bulakamba, Losari, Bantarkawung. Ini saya laporkan biar warga tahu seperti apa yang harus kita tuntaskan, agar masyarakat sejahtera,” tutupnya. (akr/zul)

Baca Juga:

  • Kecelakaan di Tikungan Jalur Obyek Wisata Guci, Bus Terjun dan Miring Dalam Parit.
  • Bubarkan Paksa Massa, Aksi 212 Teriakkan Brimob Zalim!.

Berita Terkait

Berita Terbaru