Keliling ke Tiga Desa, Dewi Aryani Bagikan Ratusan Kartu JKN-KIS PBI

ADIWERNA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DR Dewi Aryani MSi berkeliling ke tiga desa di wilayah Kabupaten Tegal Senin (21/2) siang.

Kegiatan itu dilakukan untuk membagikan ratusan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) secara langsung kepada masyarakat.

Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Dewi Aryani mengatakan sejak pukul 08.00 WIB hingga sore, dirinya berkeliling ke 4 lokasi.

Di antaranya ke Desa Mangunsaren Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal untuk membagikan kepada 140 Keluarga kartu JKN-KIS. Kemudian di Desa Pedeslohor sekitar hampir 100 dan di Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna ada 287 KK.

"Mudah-mudahan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Pemerintah memberikan fasilitas kesehatan secara gratis kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Tegal," katanya.

Menurut politisi yang akrab disapa DeAr itu, kartu JKN-KIS PBI itu, memang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu atau miskin.

Politisi peraih The Best Legislator itu berharap semua warga miskin/tidak mampu bisa tercover program itu.

"Kalau berbicara target, saya selaku anggota DPR RI tentu berharap agar semua warga tidak mampu bisa tercover PBI," ujarnya.

Sebab, ujar DeAr, JKN KIS ini ke depan akan menjadi kartu yang single data, yang padan dengan NIK sehingga bisa digunakan untuk pengurusan administratif hal-hal lainnya.

Karenanya, pemerintah harus mulai mengevaluasi bagi mereka yang sudah mampu tetapi masih menjadi peserta PBI.

"Kita berharap agar mereka yang sudah mampu menjadi peserta JKN KIS yang mandiri. Kemudian yang tidak mampu harus didata secepatnya," jelasnya.

Dewi menegaskan, di Kabupaten Tegal, dalam kurun waktu 3 bulan terakhir di akhir 2021, para kepala desa sudah melakukan pendataan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk diusulkan ke Kementrian Sosial.

Dengan harapan mendapatkan respon, sehingga warga miskin bisa mendapatkan bantuan sosial.

"Harapannya, ke depan warga miskin akan mendapatkan bantuan sosial berupa KIS, kemudian BPNT, PKH dan lain sebagainya," jelasnya.

DeAr menambahkan, intinya perlu semangat kegotongroyongan dari mulai tingkat bawah, kepala desa, dan kepala daerah.

Serta para wakil rakyat di DPR RI Dapil IX termasuk dirinya yang punya kewajiban tidak hanya punya tanggung jawab moral untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakili. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terkait

Berita Terbaru