Kepala SD di Kota Tegal Meninggal Positif Covid-19, Seluruh Kontak Erat Ditracing

TEGAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal menegaskan akan melakukan tracing secara menyeluruh terhadap sejumlah guru yang menjadi kontak erat. Hal itu menyusul adanya kepala SD yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi mengatakan, kepala SD MKK 5 memang diketahui meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19. Kemudian, pihaknya melakukan tracing terhadap kontak erat yang bersangkutan.

"Hasilnya, ada satu orang yang positif. Kemudian kita lakukan tracing lagi dan ada 12 orang lagi juga sama," katanya.

Karenanya, kata Jumadi, di dalam situasi pandemi saat ini siapapun tidak boleh lengah. Jika ingin bepergian ke salah satu wilayah harus tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

"Pakai masker penting, jangan sampai lengah. Apalagi jika hendak bepergian ke satu wilayah," tandasnya.

Jumadi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan tracing terhadap kontak erat. Hal itu dilakukan hingga tuntas, sehingga harapannya tidak ada klaster-klaster di Kota Tegal.

Terkait isolasi mandiri, Jumadi mengatakan, sesuai dengan peraturan menteri kesehatan, jika tanpa gejala memang diminta untuk melakukannya. Namun, bila kondisi rumah tidak memungkinkan, pihaknya sudah menyiapkan GOR di Tegal Selatan dan Rusunawa. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Punya 740 Guru Besar, NU Tidak Dilibatkan Bahas Omnibus Law, Said Aqil Geram!.
  • 47 Perwira Tinggi TNI Digeser, Termasuk Kabais, Kepala Basarnas, dan Pangdam.

Berita Terkait

Berita Terbaru