Kepala SMP Negeri Ikut Kursus Mahir Lanjutan Secara Virtual

SLAWI - Beberapa kepala SMP negeri di Kabupaten Tegal mengikuti Kursus Mahir Lanjutan (KML) yang digelar oleh Kwarda Jateng di MTs Negeri 3 Tegal.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 10 hari ini digelar menjadi dua zona, 4 hari daring dan 6 hari luring.

Ketua Kwarcab Tegal Widodo Joko Mulyono, Kamis (19/11) mengatakan, KML di masa pandemi ini dilakukan menjadi dua zona. Saat zona daring, peserta diwajibkan mengikuti kegiatan yang dipandu oleh tim pelatih dari Kwarcab Tegal.

Peserta juga diwajibkan absen untuk menentukan kelulusannya. Sehingga meski dilakukan secara daring, peserta tetap aktif mengikuti kegiatan tersebut.

"Tim pelatih sudah memiliki rumus penilaian tersendiri untuk menentukan lulus dan tidaknya mengikuti KML yang dilaksanakan oleh Kwarda Jateng," katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula MTs Negeri 3 Tegal, tambah Widodo Joko Mulyono, diikuti oleh 40 orang terdiri dari ketua majelis gugus depan dan ketua gudep SMP/MTs se Kabupaten Tegal.

Dirinya berpesan, pada seluruh peserta KML jangan berhenti sampai detik ini saja. Hal ini adalah awal untuk peserta menjadi agen perubahan dalam menggerakkan gerakan pramuka menuju perubahan yang lebih baik.

"Saya mengingatkan kepada peserta bahwa program Kwarda Jateng untuk mencetak 50.000 Pramuka Garuda dan 5000 Gugus Depan Mantap sudah mulai dijalankan. Saya minta supaya gudep yang ada supaya bisa mengikuti. Dan program Kwarcab Tegal juga akan ada Lomba Gudep Mantap di tahun depan," tambahnya.

Pada seluruh pembina dan kepala sekolah, lanjut Widodo Joko Mulyono, supaya mempersiapkan dengan matang. Sehingga saat pelaksanaan Lomba Gudep Mantap bisa meraih yang terbaik.

Karena itu, dirinya berpesan pada seluruh kepala sekolah yang mengikuti KML, untuk terus mensupport pada anak didiknya. Terutama menjelang pelaksanaan lomba nanti. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Bilang Sakit Tanpa Surat Keterangan Dokter, Polisi Tak Terima Alasan Habib Rizieq Mangkir.
  • Dikenal Rajin Beribadah dan Jarang Sakit, Seorang Perawat di Pemalang Meninggal Dunia Terinfeksi Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru