Kesulitan Modal, UKM dan IKM di Kabupaten Tegal Terancam Bangkrut

SLAWI - Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tegal, terancam gulung tikar atau bangkrut. Mereka mengalami kesulitan modal di masa pandemi Covid-19 ini.

Untuk itu, Pemkab Tegal harus hadir dengan memberikan bantuan modal, sehingga para UKM dan IKM tidak kolaps.

"Saran saya, Pemkab Tegal segera memberikan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) kepada mereka. Sehingga bisa mendorong perekonomian daerah seiring pandemi Covid-19 ini," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal Aditya Zulton Prakosa, Selasa (11/8).

Dirinya tak menampik, hampir semua UKM dan IKM di Kabupaten Tegal kesulitan modal. Hal itu dibutuhkan sentuhan tangan Pemkab Tegal untuk mengembalikan perekonomian daerah.

Modal yang dibutuhkan harus memiliki bunga ringan, karena mendapatkan subsidi dari Pemkab. Sementara untuk penyaluran modalnya, dapat melibatkan BPR milik Pemkab Tegal.

"Tapi ini dibutuhkan kajian dalam merealisaskan Kurda. Apakah secara aturan diperbolehkan oleh OJK atau Perda yang ada," ujarnya.

Menurut dia, UKM dan IKM tidak dapat mengembangkan usahanya, jika hanya mendapatkan bantuan modal secara cuma-cuma. Mereka beranggapan jika bantuan hibah itu merupakan rezeki yang tak perlu dikembalikan.

Berbeda jika mendapat modal dengan cara subsidi bunga, tentunya para UKM dan IKM akan lebih semangat mengembangkan usahanya. "Nanti untuk teknis penyalurannya bisa komunikasi dengan OJK agar tidak ada benturan. Pemkab Tegal juga bisa mengacu pada aturan di atasnya," sarannya.

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada program yang kongkrit dalam mengatasi perekonomian seiring dengan pandemi Corona. Padahal, sangat dibutuhkan terobosan yang tepat agar perekonomian kembali bergairah.

"UKM dan IKM harus mendapatkan dukungan penuh, karena ekonomi kerakyatan yang mampu mengembalikan perekonomian pascapandemi Covid-19," pungkasnya. (yer/zul)

Baca Juga:

  • Gatot Nurmantyo Menyebut Keturunan PKI Banyak yang Masuk PDI Perjuangan: Semakin Hari Semakin Real.
  • Usahanya Ada yang Disuntik Rp71 Miliar, Harta Gibran Hanya Rp21 Miliar, Iwan Sumule: Bulshitts Banget!.

Berita Terkait

Berita Terbaru