Kim Kardashian dan Seleb Dunia Berjanji Lewatkan Hari Ini Tanpa Instagram dan Facebook!

JAKARTA - Selama 24 jam, mulai Rabu (16/9) hari ini, Kim Kardashian dan sejumlah selebriti top tidak akan memposting di Instagram atau Facebook.

Bintang-bintang lain seperti Leonardo DiCaprio, Sacha Baron Cohen, Katy Perry, dan Michael B. Jordan semuanya menyatakan dukungan untuk pembekuan yang diselenggarakan oleh gerakan Hentikan Kebencian untuk Keuntungan, sebuah koalisi yang menyerukan Facebook, yang memiliki Instagram, untuk berubah.

Mereka akan melewatkan hari tanpa memosting apapun sebagai bagian dari protes untuk menekan perusahaan media sosial terbesar di dunia itu untuk melawan kebencian dan disinformasi.

"Saya tidak bisa duduk diam sementara platform-platform ini terus memungkinkan penyebaran kebencian, propaganda, dan informasi yang salah - yang dibuat oleh kelompok-kelompok untuk menyebarkan perpecahan dan memisahkan Amerika," tulis Kardashian, yang memiliki 188 juta pengikut di Instagram, seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/9).

Aktris Kerry Washington, yang dikenal karena perannya dalam serial drama Scandal memposting:

"Terserah Facebook dan platform sosial lainnya untuk menghentikan amplifikasi kebencian dan perusakan demokrasi."

Facebook mendapat tekanan berat dari para aktivis, pemerintah, dan perusahaan yang mengiklankan produknya di platform mereka untuk mengambil tindakan lebih keras kepada akun yang mempromosikan diskriminasi, kebencian, atau kekerasan.

Perusahaan telah menunjukkan upayanya untuk menghapus akun yang terkait dengan kelompok ekstremis dan langkahnya untuk melawan informasi yang salah menjelang pemilihan presiden AS 3 November datang.

Facebook dikritik tajam karena penanganannya terhadap Pemilihan Presiden 2016, ketika gagal membatasi disinformasi dari operator Rusia yang menyebarkan teori konspirasi dan mencegah pemungutan suara dalam beberapa kasus.

Hentikan Kebencian untuk Keuntungan yang mengorganisir pembekuan hari Rabu, yang mencakup Anti-Defamation League dan NAACP, berada di balik dorongan bagi pengiklan untuk memboikot platform tersebut.

Pada Juli, hampir 1.000 pengiklan telah bergabung, termasuk VW dan Adidas. Namun meski ada protes semacam itu, Facebook masih melaporkan laba kuartalan 5,2 miliar dolar AS pada akhir Juli.

Kepala Eksekutif Facebook Mark Zuckerberg bertemu dengan penyelenggara koalisi pada Juli, tetapi mereka berjanji untuk terus mendorong boikot iklan dengan mengatakan raksasa media sosial itu gagal menangani konten kebencian.

Dalam sebuah pernyataan tentang pembekuan hari Rabu, Anti-Defamation League mengatakan: "anggota masyarakat, perusahaan, organisasi nirlaba dan pemberi pengaruh sosial diharapkan untuk bergabung dalam upaya tersebut."

Sebuah badan kolektif yang terdiri dari sembilan asosiasi, menuntut agar Facebook meningkatkan sumber daya yang digunakannya untuk memerangi kebencian dan disinformasi online. (rmol.id/ima)

Baca Juga:

  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.
  • Tiba-tiba Muncul Isu Nama Pengganti Jaksa Agung Beredar di Setneg.

Berita Terbaru