Kisahnya Sempat Viral, Film 'KKN di Desa Penari' Bikin Bulu Kuduk Berdiri

JAKARTA - Kisahnya sempat viral di media sosial, film 'KKN di Desa Pelangi' menjadi film horor yang sukses membuat bulu kuduk berdiri.

Adinda Thomas (Widya), Aghniny Haque (Ayu), serta Aulia Sarah (Badarawuhi) juga sepakat bahwa cerita di dalam skenario turut membawa atmosfer mistis selama proses syuting berlangsung.

Tissa mengaku dirinya sempat menggigau usai syuting. Sementara, Adinda mengaku sempat pingsan sebentar saat syuting.

Meski demikian, keduanya menduga hal tersebut terjadi karena faktor kelelahan.

“Kami sedang syuting di area yang cukup berbahaya waktu itu dan adegannya juga cukup seram atau di zona merahnya daerah sana. Jadi memang kami sudah diwanti-wanti untuk hati-hati dan jaga sikap. Pada hari itu aku juga secara fisik memang lagi drop, jadi mungkin terjadilah jatuh pingsan sebentar,” cerita Adinda.

Film 'KKN di Desa Penari' salah satunya menampilkan adegan Adinda yang dililit ular.

Menurut Adinda, pengalaman dililit dengan ular saat itu menjadi pengalaman pertamanya.

Saat ditawari main film oleh produser Manoj Punjabi, mulanya ia menduga hanya terdapat adegan bersama ular tanpa lilitan.

Adinda bercerita dirinya sempat melakukan workshop selama sebulan sebelum pengambilan gambar di lokasi syuting, termasuk untuk berlatih untuk membiasakan diri dengan ular bersama seorang pawang.

Para aktor membagikan pengalaman mereka selama persiapan hingga pelaksanaan syuting film tersebut.

Mulai dari terbawa suasana mistis, penggunaan ular asli sebagai pelengkap syuting, hingga mempelajari tari gandrung khas Jawa Timur.

“Semua pemain. Terbawa, sih, vibes horor ke dalam kehidupan aslinya sama kami sebagai pemain. Memang kan set-nya seram banget, terus kami juga sering syuting di malam hari. Jadi memang benar-benar, menurutku, kayak kebawa di skenarionya yang seram itu,” kata Tissa Biani yang memerankan karakter Nur saat menghadiri gala premiere di XII Epicentrum, Jakarta, Jumat (22/4) malam seperti dikutip dari Fajar.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terkait

Berita Terbaru