KKN di Muarareja, Mahasiswa UPS Bikin Ikan Asin Balado dan Ajari Ibu-ibu Market Place

TEGAL - Sepuluh mahasiswa dari berbagai fakultas menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Dalam kegiatan itu, mereka melakukan sejumlah kegiatan.

Diantaranya membuat makanan khas ikan asin balado dan mengajari ibu-ibu PKK tentang market place. Selain itu, mereka juga membantu pelaksanaan vaksinasi covid-19 serta berbagai kegiatan lainnya.

Kordinator Kelurahan KKN UPS Kelurahan Muarareja Muhamad Sholahudin mengatakan kegiatan pada minggu ketiga hari pertama, mahasiswa mulai praktek pembuatan ikan asin balado. Sebagian mahasiswa berbelanja kebutuhan guna pembuatan ikan asin balado dan sebagian lagi mempersiapkan peralatan untuk produksi.

"Mahasiswa memulai proses pengolahan ikan asin yang nantinya akan di sosialisasikan kepada ibu-ibu PKK di Kelurahan Muarareja,"katanya.

Menurut, Sholahudin, dalam kegiatan itu, mahasiswa juga memfokuskan pada packaging dari produk agar lebih menarik dan meningkatkan nilai jual produk. Selanjutnya, di minggu ketiga hari kedua, mahasiswa mememberikan kenang-kenangan ke SD Negeri 01 Muarareja.

"Mahasiswa juga melakukan kunjungan ke salah satu pengurus PKK di Kelurahan Muarareja guna koordinasi dan meminta izin melalukan kegiatan sosialisasi pengenalan hasil produk dari mahasiswa KKN dan pengenalan marketplace kepada ibu-ibu PKK,"ujarnya.

Sholahudin mengungkapkan, di hari itu juga, mahasiswa juga membagikan biskuit balita dan ibu hamil kepada masyarakat di sekitar Kelurahan Muarareja. Selanjutnya, di hari ketiga, mahasiswa kembali melakukan kegiatan produksi pengolahan ikan asin balado.

"Mahasiswa mengolah produk ikan asin balado kemudian melakukan pengemasan. Produk ikan asin balado ini yang akan di sosialisasikan dan menyiapkan perlengkapan guna sosialisasi,"ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan di hari keempat dengan melaksanakan melaksanakan kegiatan sosialisasi yang dihadiri ibu-ibu PKK RT05 RW03 Kelurahan Muarareja yang bertempat di rumah Ketua RT setempat. Dalam sosialisasi itu, membahas tentang pengenalan kampus Universitas Pancasakti (UPS) Tegal sekaligus melakukan pengenalan penjualan produk melalui online seperti go food, grab food, instagram, shopee, lazada dan lain-lain.

"Mahasiswa melakukan pengenalan lebih jauh mengenai salah satu penjualan online yaitu shopee,"tandasnya.

Sholahudin mengungkapkan, mahasiswa juga memberikan trik dan cara memulai penjualan melalui shopee kepada warga. Mahasiswa juga mengarahkan ibu-ibu PKK untuk melakukan penjualan produk melalui shopee dengan membuka aplikasi, mengupload produk, untung rugi menggunakan sistem gratis ongkir dan lain-lain.

"Sementara, sebagian mahasiswa mengikuti kegiatan bagi bansos dan vaksinasi Covid-19 di kelurahan,"tegasnya.

Sholahudin menambahkan kegiatan di minggu ketiga hari kelima, mahasiswa mempersiapkan untuk proker selanjutnya yaitu pilar lingkungan. Kegiatan digelar dengan melakukan bersih-bersih taman belakang kelurahan yang nantinya akan di jadikan taman oleh para mahasiswa.

"Mahasiswa menyiapkan peralatan guna pembuatan pagar untuk taman. Sebagian mahasiswa membuat laporan mingguan serta laporan individu,"pungkasnya. (Adv/muj)

Baca Juga:

  • Soal Cuitan Polisi Diganti Satpam Bank, Kapolri: Jangan Antikritik, Introspeksi untuk Menjadi Lebih Baik.
  • Stop Penggunaan Sinovac, Thailand Beralih Gunakan Vaksin yang Efektif Lawan Varian Baru Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru