Komisaris Pelni Dede Budhyarto Minta Banser dan Ansor Cari Nicho Silalahi, Jubir Partai Ummat: Kayak Preman

JAKARTA - Cuitan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto di akun twitter pribadinya langsung direspons dan dibully netizen. Dalam cuitannya, Dede Budhyarto memerintahkan Banser NU mencari aktivis Nicho Silalahi.

Alasannya, karena dianggap telah mencaci maki Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas saat aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag).

Dede Budhyarto tidak terima mendengar orasi Nicho Silalahi dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial. Melalui akun twitternya @kangdede78, dia perintahkan Banser dan Ansor untuk mencari Nicho Silalahi dan diberi pelajaran.

"Ansor & Banser cari si bajingan @Nicho_Silalahi sampai ketemu, kasih pelajaran" begitu kata pria yang diangkat jadi Komisaris Pelni pada 2020 lalu itu.

Melihat cuitan itu, netizen ramai-rami membully-nya. Salah satu simpatisan Anies Baswedan, Geizs Chalifah ikut menulis sindirannya kepada Dede Budhyarto.

Geizs Chalifah menilai, anak buah Erick Thohir itu bermental udik. "Gue suka dgn mentalnya Nicho Silalahi, dia digertak oleh komisaris bermental udik yang ngeganti pelat mobilnya dengan nomor kemenhan," tulis Geizs Chalifah menyindir.

"Yang begitu gitu kelakuan orang NORAK. Eh sok ngegertak aktifis beneran seperti Nico yang bukan pedagang jam KW. Oleh Nico diketawain," sambung Geizs Chalifah.

Tidak hanya itu, Geizs Chalifah juga bilang Dede Budhyarto sebagai seorang pecundang.

"Banci alias pecundang mental udik selalu gunakan kesempatan buat kepentingan dirinya yang bukan wewenangnya. Nomor pelat mobil udh lu balikin belum. Lu mau bicara jabatan?" katanya.

"Gue udh jadi pengusaha dari dulu, Adu saja berapa lu punya sertifikat rumah di JKT. Gue bukan gembel kayak eluh," sambungnya lagi.

Netizen lain juga ramai-ramai ikut membuly-nya. Politikus Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya heran dengan cuitan Dede Budhyarto yang menurutnya seperti preman.

"Komisaris BUMN kok ngetwit bunyinya kayak preman gini ya Om @erickthohir. Diksinya brutal. Gak mutu sama sekali. Dapat kek gini darimana sih Om?" kata Mustofa. (fin/zul)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terkait

Berita Terbaru