Komisaris PT Pelni Dede Budhyarto Rusak Citra Jokowi karena Kerap Bikin Cuitan Kebencian

JAKARTA - Komisaris PT Pelni Kristia Budhyarto alias Dede Budhyarto yang dinilai kerap melontarkan cuitan menebar kebencian di media sosial disindir kader Partai Golkar, Andi Sinulingga.

Selain itu, Andi juga mengaku heran dengan sikap Menteri BUMN, Erick Thohir yang seolah membiarkan Kristia Budhyarto menebar kebencian. Padahal mereka digaji oleh negara.

"Kelihatannya @erickthohir bangga punya komisaris BUMN seperti dia itu, bertahun digaji negara kerjanya cuma berkicau menerbarkan kebencian di sosmed," kata Andi Sinulingga di Twitter-nya, @AndiSinulingga yang dikutip, Sabtu (7/5).

Sinulingga menilai, uang negara hanya dipakai untuk gaji orang seperti Dede Budhyarto yang dianggapnya tidak berguna.

"Ngeri kali kalau benar begitu, uang negara dipakai untuk biayain orang yg bukan hanya gak berguna, tapi justru merusak, hanya karena kepentingan politik praktis semata" katanya.

Lebih lanjut, Sinulingga akui merupakan pendukung Presiden Jokowo pada Pilpres 2014 lalu. Dia mengatakan, ikut kampanye Jokowi secara sukarela.

Namun dia menilai bahwa orang-orang seperti Dede Budhyarto ini yang bisa merusak citra Presiden Jokowi. "Saya pemilih pak @jokowi, saya aktif secara sukarela kampanye untuk pak jokowi, dan banyak sekali orang yang milih jokowi, orang yang bantu beliau itu kecewa dengan orang-orang seperti Anda yang justru tambah merusak citra pak Jokowi di akhir-akhir masa jabatannya," tuturnya. (fin/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru