Kompak! Elon Musk dan Bill Gates Disebut Bakal Hadir di B20 Summit Bali

JAKARTA - Sempat menjadi sorotan karena didatangi pejabat tinggi Indonesia, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), kini Elon Musk sudah mengonfirmasi kehadirannya pada B20 Summit di Bali.

Selain Elon Musk, sejumlah pebisnis top level seperti pendiri Microsoft Bill Gates juga sudah menyatakan akan datang pada even November mendatang itu.

Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani kepada media usai B20 Indonesia Business & Investment Forum di Davos Swiss, Selasa (24/5) mengaku sangat gembira karena Elon Musk sudah bersedia untuk hadir juga di B20.

Shinta menuturkan, sejauh ini sudah lebih dari 40 negara partisipan bisnis yang mengonfirmasi kehadiran dengan lebih dari 2.000 orang yang bergabung pada komunitas B20.

“Acara B20 tidak hanya di Bali tapi ada inception meeting di Januari dan kita juga sudah mengadakan banyak pertemuan setiap bulan termasuk side event,” ucapnya.

Berbagai kegiatan yang dilakukan B20 tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk menggaungkan Indonesia sebagai tuan rumah G20 dan B20 agar lebih banyak lagi pelaku usaha yang tahu mengenai Indonesia dan potensi yang dimiliki.

Forum B20 juga membantu pemerintah untuk menangkap pebisnis potensial yang bisa dibawa ke Indonesia.

Lebih lanjut Shinta menyampaikan bahwa B20 Indonesia Legacy fokus kepada mengatasi tentang global di bidang transisi hijau, pemerataan pelayanan kesehatan, dan pertumbuhan yang inklusif.

Pada transisi hijau, B20 akan meluncurkan pusat unggulan perdagangan karbon global dengan mendorong dan meningkatkan cross-border carbon trading melalui satu pusat yang unggul.

Kemudian mengembangkan program untuk meminimalkan penyebaran tuberkolosis dan merintis model kemitraan strategis lintas batas untuk membangun pusat produksi vaksin.

Adapun untuk pertumbuhan yang inklusif melalui B20 Wiki untuk mengukur generasi mid-size companies dan one global empowerment dengan menyiapkan program akselerasi untuk membekali 1000 pemilik UMKM wanita.

Sementara itu, Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melobi langsung Elon Musk mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak.

Banyak pro dan kontra atas pertemuan tersebut. Namun, pegiat media sosial, Denny Siregar memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya berhasil meyakinkan Elon Musk untuk membenamkan investasi di Indonesia.

Tidak tangggung-tanggung, bahkan Presiden Jokowi turun langsung untuk "melobi" Elon Musk agar mau berinvestasi di Indonesia

Kata Denny, Elon Musk yang sebelumnya meminati investasi pembangunan pabrik mobil listrik Tesla di India, terancam batal karena pemilik Space-X itu lebih tertarik dengan Indonesia karena memiliki lebih banyak cadangan nikel sebagai bahan baku pembuat batery mobil listrik.

Hal itu diungkapkan Denny Siregar dalam tayangan Video di Channel YouTube CokroTV, Selasa (24/5).

Menurut Denny Siregar, Jokowi pandai memanfaatkan kegalauan Elon Musik untuk berinvestasi di India dengan mendatanginya dan menawarkan sejumlah proposal investasi di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Elon Musk sebelumnya telah sepakat akan membangun pabrik Tesla di India.

Dari segi potensi, memang India yang memiliki penduduk sangat besar, dianggap menguntungkan. Tesla sendiri memiliki pangsa pasar yang baik di India.

Namun demikian, India yang terus berupaya menekan Elon Musk dengan berbagai persyaratan, disebut membuat milyuner dunia itu memutuskan untuk menjual Tesla secara internasional.

"Saat buntu (dengan India), masuklah Indonesia. Indonesia memang tidak punya pasar yang besar seperti India. Tapi kita punya cadangan Nikel yang jauh lebih besar dari India, di sinilah keuntungan Indonesia," ujar Denny Siregar.

Melihat peluang tersebut, kata Denny, Indonesia dengan sigap mengirim Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu Elon Musk dan melihat potensi kerja sama untuk dibawa ke Indonesia.

"Itulah mengapa awalnya LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) ada di sana. Mereka menegosiasikan banyak hal supaya Elon Musk mau investasi di Indonesia," tutur Denny Siregar dikutip dari Fin.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru