Konten Youtube Degdegzier Melejit, Wendi Cagur Mendadak Pamit

JAKARTA - Konten Youtube Degdegzier saat ini sedang melejit. Kanal milik Wendi Cagur itu berisi parodi konten Deddy Corbuzier. Namun, alih-alih membuat konten baru yang lebih hits, komedian tersebut justru memilih pamit.

Di tengah pamornya, Wendi justru berencana menutup kontennya. Lewat akun Youtube-nya, Wendi Cagur Televisi, Jumat (31/) kemarin, dia menyampaikan jika ini adalah waktu yang tepat menutup konten yang memparodikan konten Deddy Corbuzier itu.

“Cemas People gua mau ngucapin terima kasih buat support lu, apresiasi lu, buat canda tawa, dan juga senyum, yang lu berikan atas usaha kita untuk menghibur kalian,” ujarnya.

Dia juga mengapreasiasi para bintang tamu yang pernah hadir, di antaranya komedian Mimin, Bopak Castello hingga para komika.

“Gua mau mengucapkan terima kasih juga buat orang-orang luar biasa, yang membuat Degdegzier bisa menghibur kalian. Terima kasih Mimin, Aziz Doa Ibu, terima kasih Bopak Castello,” lanjutnya.

Wendi juga mengucapkan terima kasih kepada Deddy Corbuzier yang menjadi idenya membuat konten Degdegzier itu.

“Yang pasti gua mengucapkan terima kasih yang tak terhingga buat Deddy Corbuzier. Karena beliau telah mengizinkan gue bersenang-senang dengan memparodikan kontennya,” sebutnya.

“Ini saat yang paling tepat untuk gue menutup ini,” jelasnya.

Keputusan Wendi ini terbilang cepat karena dia baru memulai tayangan Degdegzier pada 12 Juni 2020.

Banyak fans yang kecewa atas putusan tersebut.

“Lah masa udahan si Bang Wen, gua nonton dari awal terhibur terus loh, pasti selalu ketawa. Ayolah up lagi Bang Wendy buat comedynya,” komen dr Sunandra.

“Yah, jangan pamit dong, aku masih butuh konten begini,” sebut Serly Novita.

“Lho, lho, kok malah pamit. Rasanya ditinggal pas lagi sayang sayange,” tulis Amin Kudra.

Tak hanya lewat Youtube-nya. Video singkat pamit itu juga diunggah Wendy, Sabtu (1/8) di akun Instagramnya. (nin/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Bupati Pemalang Dicibir Netizen Pura-pura Positif Covid-19: Saya Biasa Dibully.
  • Penahanan Djoko Tjandra Dianggap Tidak Sah, Kejagung: Kejaksaan Hanya Menjalani Eksekusi Bukan Penahanan.

Berita Terbaru