Korps Brimob Kerahkan Pasukan Huru Hara hingga Antidrone untuk Amankan MotoGP Mandalika

MANDALIKA - Memaksimalkan pengamanan gelaran MotoGP 2022 di International Street Circuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Korps Brimob Polri mengerahkan pasukan huru-hara hingga antidrone.

Pengamanan ini melibatkan masyarakat banyak. Hal ini seperti dikatakan Wakil Komandan Korps Brimob Polri Brigjen Pol Setyo Boedi Moempuni Harso.

Menurutnya, Korps Brimob harus bisa membaca situasi di lapangan.

"Situasi mungkin dalam perencanaannya akan berbeda di lapangan nanti. Kita saling bekerja sama, saling memberikan informasi, tentang apa-apa yang terjadi," kata Setyo dalam keterangannya, Jumat (18/3).

Dia berharap, gelaran dan pengamanan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika berjalan lancar. Sehingga, Indonesia semakin siap melangsungkan event internasional lainnya.

"Mudah-mudahan semakin sempurna kita menyelenggarakan, semakin profesional kita dalam melaksanakan event-event bertaraf internasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Setyo menerangkan, pihaknya akan melakukan sterilisasi arena balap dan penonton. Termasuk juga pengamanan udara antidrone.

Selain itu, kata Setyo, Korps Brimob Polri sudah menyiapkan pasukan huru-hara dan antianarkis. Hal ini dilakukan sebagai pengamanan situasi kamtibnas intensitas tinggi.

"Setting-setting pasukan, ini juga harus betul-betul bisa menguasai medan," tekannya dikutip dari RMOL.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terkait

Berita Terbaru