Laporan Dugaan Keterlibatan Luhut dan Erick Thohir dalam Bisnis PCR Sudah di Tangan KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku menerima laporan dari Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Kamis (4/11).

Laporan tersebut menyangkut dugaan keterlibatan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam bisnis PCR.

"Kami mengkonfirmasi, benar, bahwa Bagian Persuratan KPK telah menerima laporan masyarakat dimaksud," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri ketika dikonfirmasi, (4/11).

Ia memastikan pihaknya akan menelaah setiap laporan yang masuk ke Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK.

"Tahapan ini penting untuk mengidentifikasi, mengacu pada UU, apakah pokok-pokok aduan termasuk dalam ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau tidak," jelas Ali.

Dirinya menyampaikan, KPK akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku apabila hasil telaah menyatakan laporan merupakan kewenangan KPK.

"KPK sangat mengapresiasi pihak-pihak yang terus gigih berperan dalam upaya pemberantasan korupsi," tukas Ali.

Sebelumnya, Prima melaporkan Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/11).

Laporan terhadap dua menteri itu dilakukan berdasarkan hasil investigasi pemberitaan media terkait dugaan adanya keterlibatan pejabat negara dalam bisnis PCR. (riz/zul)

Baca Juga:

  • Sambil Menangis, Mbak Rara Ngaku Sudah Berkomunikasi dengan Arwah Eril: Jantungnya Tertusuk.
  • Eril, Putra Ridwan Kamil Diterawang Mbak Rara Ditemukan 8 Jam dari Sekarang.

Berita Terkait

Berita Terbaru