Lima Desa Tertimpa Bencana Tanah Longsor dan Angin Kencang, 12 Rumah Rusak

BUMIJAWA - Lima desa di Kecamatan Bumijawa dan Balapulang Kabupaten Tegal diterjang bencana alam tanah longsor dan angin kencang. Akibat bencana tersebut, sedikitnya 12 rumah milik warga rusak dan perlu segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo, Jumat (31/12) mengatakan, mendasari hasil asesment yang dilakukan oleh anggota Palang Merah Indonesia (PMI), total ada 12 rumah yang rusak.

Sebanyak 12 rumah itu berlokasi di Kecamatan Bumijawa 10 dan Kecamatan Balapulang 2. Adapun di Kecamatan Bumijawa adalah di Desa Muncanglarang 1 rumah, Bumijawa 1 rumah, Traju 4 rumah dan Sumbaga 4 rumah. Sedangkan di Kecamatan Balapulang hanya di Desa Bukateja 2 rumah.

"Untuk bencana tanah longsor terjadi di Desa Bumijawa, Muncanglarang dan Traju. Sedangkan angin kencang di Desa Sumbaga dan Bukateja," katanya.

Dirinya memastikan, bencana itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, para pemilik rumah mengalami kerugian hingga ratusan juta. Sebab banyak dinding rumah yang jebol karena tertimpa tanah longsor.

Praktis, beberapa korban terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya. Saat ini PMI sudah memberikan bantuan kepada para korban bencana. Bantuannya berupa uang dan kebutuhan lainnya. Diharapkan bantuan ini bermanfaat untuk mereka. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru