Luncurkan Program UMKM Go Digital, Umi Azizah Berharap Mampu Menjangkau Pasar Lebih Luas

SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah meluncurkan program Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) go digital sekaligus meresmikan UMKM Center, di Trasa Mart Co Working Space, Slawi, Kabupaten Tegal. Peluncuran program UMKM go digital ini diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas lagi.

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, program Go Digital itu merupakan upaya untuk membangun dan mengembangkan kehidupan para pelaku UMKM agar lebih unggul, maju, berdaya saing, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Nantinya, para pelaku UMKM akan diberi pemahaman tentang teknologi dan aplikasi pemasaran. Termasuk metode transaksi, sampai pelaku usaha mampu mengelola bisnisnya dengan baik.

"Saat ini, jumlah UMKM di Kabupaten Tegal sebanyak 144.302 orang. Diharapkan, mereka dapat memanfaatkan program tersebut," katanya.

Harapannya ke depan, tambah Umi, UMKM tidak jalan di tempat. Mereka harus bisa memanfaatkan teknologi seperti sekarang ini. Untuk bisa bergabung di Trasa Mart Co Working Space Slawi, para pelaku UMKM akan diseleksi lebih dulu.

Diutamakan sudah memenuhi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Termasuk dari sisi kesehatannya, produk juga harus layak jual, dan packaging (pengemasan) harus bagus.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kasyr Sibernetika Indonesia Edi Kurniawan menjelaskan, untuk tahap awal, pihaknya akan memberikan edukasi kepada pelaku UMKM sekaligus membaca kepribadian masing-masing apakah bisa mengikuti secara cepat atau tidak.

Nantinya, DisdagkopUKM Kabupaten Tegal yang akan mengategorikan sesuai jenis usahanya. Setelah itu, akan dibentuk kelas atau dikelompokkan. Sehingga bisa lebih mudah mengatur saat memberikan materi. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Soal Cuitan Polisi Diganti Satpam Bank, Kapolri: Jangan Antikritik, Introspeksi untuk Menjadi Lebih Baik.
  • Stop Penggunaan Sinovac, Thailand Beralih Gunakan Vaksin yang Efektif Lawan Varian Baru Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru