Mampu Berdiri Sendiri, Rizal Ramli Minta NU Jangan Pernah Jadi Kendaraan Plat Merah

JAKARTA - Nahdlatul Ulama (NU) mampu berdiri secara objektif dalam menilai pemerintah. Baik itu ketika memberikan pujian ataupun memberikan kritik pada kinerja pemerintah.

"Bahwa NU, kalau pemerintah bagus wajib hukum dipuji, kalau tidak bagus wajib kita katakan itu nggak bener. Menurut hemat saya itu yang membuat NU besar," terang mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli.

Organisasi masyarakat ini adalah kendaraan besar masyarakat muslim Indonesia yang harus berjalan sebagai kekuatan sipil, tanpa ada keterikatan dengan pemerintah.

Begitu dikatakannya dalam Halaqoh Satu Abad NU bertema Gagasan Kontributif Membanghn Kemandirian Ekonomi Nahdliyyin di Kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

"Kalau saya bilang, NU itu kendaraan plat hitam artinya organisasi masyarakat, jadi jangan sampai NU jadi mobil plat merah," kata Rizal Ramli.

Pada sisi lain, Rizal juga memberikan pujian pada Mars PKB yang membawa semangat pembangunan dalam menciptakan kesejahteraan sosial di Indonesia.

"Tadi saya beridiri di belakang saya dengarkan Mars PKB, kalau mars ini benar-benar dilaksanakan, beres ini urusan Indonesia. Semangatnya, jiwanya itu canggih," tandasnya dikutip dari RMOL. (Rmol/ima)

Baca Juga:

  • Pemkab Tegal Kecolongan, Ditutup 2017 Ternyata di Eks Lokalisasi Peleman Masih Ada yang Terima Tamu.
  • Terduga Pembunuh Wanita Muda di Peleman Disebut Serahkan Diri ke Polisi.

Berita Terkait

Berita Terbaru