Manchester City vs Arsenal, Masalahnya Ada di Tuan Rumah

MANCHESTER - Selama dua musim berturut-turut, Manchester City terus mencari cara mengobati lukanya. Usai merelakan titel juaranya kepada Liverpool, Kevin de Bruyne dkk kembali menghadapi pekan-pekan terburuk di awal musim ini.

Ya, The Citizen (julukan Manchester City), hanya mengais sebiji kemenangan dalam tiga laga awalnya. Armada Josep "Pep" Guardiola seperti menjalani musim yang panjang.

Kemenangan di kandang sendiri menghadapi Arsenal memiliki arti yang krusial bagi City. (Live Mola TV Pukul 23.30 WIB).

Toh, masalah tuan rumah tidak sampai disitu saja. City juga didera problem pelik di sektor pertahanan. Tercatat dari dua kekalahan dan sekali menang, jala gawang rival Manchester United itu telah sudah dijebol tujuh gol. Mengerikan. Dan, semua fans menganggapnya ini merupakan kesalahan Pep Guardiola.

Lemahnya pertahanan The Citizens sebenarnya sudah terjadi sejak musim lalu, selepas hengkangnya Vincent Kompany ke Anderlecht. Masalah itulah yang membuat Manchester City kemudian kehilangan gelar juara Liga Inggris.

Sebenarnya, City sudah menjawab kegelisahan fans di lini tersebut. Pada jendela transfer kemarin, Mereka memboyong Nathan Ake dari Bournemouth serta Ruben Dias dari Benfica ke Manchester Stadium.

Sayang, itu belum cukup. Ekspektasi kedua pemain muda tersebut menjaga jantung pertahanan The Citizen pun terbilang masih hijau. "Masih terlalu dini untuk membicarakan titel juara. Kami memang masih berbenah, harapan untuk terus menang masih kami pupuk," ujar Guardiola kepada Manchester Evening News, beberapa waktu lalu.

Namun, tuan rumah masih menyimpan banyak problem. Salah satunya, lini depan mereka yang kurang greget. Namun, permasalahan ini bukan karena teknis.

Pep Guardiola mengalami krisis penyerang setelah Gabriel Jesus dan Sergio Aguero sama-sama mengalami cedera. Di tambah lagi, pemilik asist terbanyak musim lalu, Kevin de Bruyne masih dibekap cedera.

Kendati dililit sejumlah masalah, Pelatih Arsenal Mikel Arteta punya pandangan lain terhadap City. Menurutnya, Guardiola punya segudang cara untuk mengalahkannya di tepi lapangan.

“Musim lalu mereka (City) terus memproduksi gol demham jumlah yang luar biasa. Bagi saya, mereka hanya benar-benar tak beruntung dengan hasil yang mereka dapatkan,” ucap Arteta seperti dilansir dari BBC.

Secara performa, Arsenal masih di atas kertas hingga pekan ini. The Gunners telah mengalahkan Fulham 3-0, West Ham 2-1, serta Sheffield United 2-1. Anak-anak asuh Mikel Arteta sekali kalah melawan Liverpool dengan skor 1-3. Saat ini, mereka menempati peringkat 4.

Secara komposisi serangan, Arsenal lebih lengkap. Arteta memiliki banyak sosok seperti Willian, Alexandre Lacazette, dan Pierre-Emerick Aubameyang di ujung tombak formasinya. Gelandang baru Thomas Partey pun berpeluang melakoni debutnya di big match ini.

Namun secara head to head City unggul di atas kertas. Mereka selalu menang dalam enam laga terakhirnya melawan Arsenal di Premier League, kandang dan tandang. Namun, kali ini, Arteta yakin anak asuhnya cukup berpeluang mematahkannya.

"Secara pribadi saya tak melihat konsistensi City menurun. Saya belum melihat satu pun dari hal-hal tersebut. Namun, Kami tahu apa yang harus kami lakukan, kami tahu level kompetisi yang kami hadapi di liga ini. Kami gembira dengan rekrutmen yang sudah kami lakukan di jendela transfer kali ini dan kami perlu lebih baik dan lebih baik setiap pekan," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Baca Juga:

  • 47 Perwira Tinggi TNI Digeser, Termasuk Kabais, Kepala Basarnas, dan Pangdam.
  • Punya 740 Guru Besar, NU Tidak Dilibatkan Bahas Omnibus Law, Said Aqil Geram!.

Berita Terkait

Berita Terbaru