Masuk Daftar Merah Arab Saudi Jadi Rapor Buruk Penanganan Covid-19, Demokrat: Mencoreng Nama Baik Indonesia

JAKARTA - Masuk dalam daftar merah menjadi preseden buruk di mata dunia internasional terkait penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) di Tanah Air.

Diketahui, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk daftar merah negara Arab Saudi.

Negera tersebut melarang warganya bepergian secara langsung ke Indonesia.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah menyayangkan hal ini.

"Hal ini menjadi rapor buruk dan tentu sangat kami sayangkan karena cukup mencoreng nama baik Indonesia di mata dunia, khususnya dalam kemampuan kita menanggulangi wabah Covid-19," ujar Rizki dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/7).

Menurut Rizki, pihaknya sejak awal selalu mewanti-wanti pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Dengan sikap tegas itu, kata Rizki, penyebaran virus secara massif bisa diminimalisir dengan konsisten sejak awal.

"Ke depannya kita berharap kepada pemerintah untuk bisa lebih konsisten lagi dalam mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19, khususnya dalam perizinan akses masuk WNA ke Indonesia," tegasnya.

Pemerintah, kata Rizki, seharusnya dapat bersikap lebih konsisten dengan menutup keran masuk WNA secara menyeluruh. Hal ini guna memperkecil kemungkinan penyebaran virus yang lebih masif.

"Negara lain saja berani melarang masuknya WNI secara tegas ke dalam wilayahnya, kenapa kita tidak?" pungkasnya dikutip dari RMOL. (rmol.id/ima)

Baca Juga:

  • Ajukan Judicial Review AD/ART Partai Demokrat, Yusril Gandeng Wisudawan Terbaik Program Doktor UMI.
  • Keren... Lokomotif Tua Buatan Jerman Sudah Diparkir di Taman Pancasila, Bakal Ada Lampu dan Suaranya.

Berita Terkait

Berita Terbaru