Masuk Kloter 43, Jemaah Calon Haji Kota Tegal Diberangkatkan

KOTA TEGAL - Ratusan jemaah calon haji asal Kota Tegal diberangkatkan wali kota Tegal dari Balai Kota Tegal, Jumat (1/7) malam.

Pada kesempatan itu, Dedy Yon didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal.

Usai diberangkatkan, jemaah calon haji yang masuk ke Kloter 43 Embarkasi Adi Sumarmo Solo (SOC) tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali pada Sabtu (02/7) pukul 08.00 WIB.

Rencananya, mereka akan terbang ke Jeddah Arab Saudi, Minggu (3/7) pukul 02.55 WIB dan tiba di Jeddah di hari yang sama pukul 11.55 WAS.

Dalam sambutannya, Dedy Yon mendoakan jemaah haji. Dia berpesan kepada jemaah calon haji Kota Tegal, di saat pandemi Covid-19 yang belum berakhir, agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat secara disiplin selama menjalankan ibadah haji.

Sehingga keseluruhan rangkaian ibadah haji dapat ditunaikan dengan baik.

"Kami mengimbau agar sesama jemaah calon haji harus saling tolong - menolong dan saling menjaga selama di Tanah Suci. Bawa nama baik Kota Tegal selama di Tanah Suci yang merupakan negara asing di mana kita jauh dari keluarga, terjalinnya ukhuwah islamiyah di antara jemaah hendaknya menjadi penolong di kala jauh dari keluarga," imbaunya.

Sementara itu, sesuai data dari Kantor Kemenag Kota Tegal, jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 109 orang.

Adapun yang tertua Darsono Giatmoko Kaswad (64) dan termuda berusia 23 tahun atas nama Andri Maulana Asikin.

Jika dilihat dari jenis kelamin, sebanyak 47 laki-laki dan perempuan sebanyak 63 orang. Jemaah haji Kota Tegal masuk dalam Kloter 43 Embarkasi SOC bergabung dengan Kabupaten Purbalingga, Sleman dan Kota Pekalongan serta mendapat tambahan jemaah cadangan sebanyak 8 orang.

Jemaah Kota Tegal menempati sektor 4 Maktab No. 36 Hotel Kiswah 401 yang berkapasitas 24.154 orang di wilayah Jarwal. Mereka dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air pada Minggu (14/8) pukul 07.45 WIB dengan nomor penerbangan GIA 6243. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Ditahan di Tempat Khusus Mako Brimob Kelapa Dua, Ferdy Sambo Bisa Benar-benar Dipecat dan Dipidana.
  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.

Berita Terkait

Berita Terbaru